Bangun Ruang Operasi di Dalam Kapal, RS Apung dr Lie Butuh Biaya Besar, Yuk Bantu!

Rabu, 21 September 2022 - 06:51 WIB
loading...
Bangun Ruang Operasi...
dr Lie Dharmawan.
A A A
JAKARTA - Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Dia juga yang mematahkan ungkapan “sehat itu mahal” dengan mendirikan rumah sakit apung (floating hospital) swasta pertama di Indonesia.

Di bawah Yayasan doctorSHARE, Lie mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.

Dari dana pribadinya, dr Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung. Kemudian berlayarlah dr Lie mengunjungi pulau-pulau kecil di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada pelayanan medis.
Bangun Ruang Operasi di Dalam Kapal, RS Apung dr Lie Butuh Biaya Besar, Yuk Bantu!

Di atas kapal motor (KM) sederhana yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter serta terbuat dari kayu yang di dalamnya disekat-sekat menjadi bilik-bilik, dr Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.

Bangun Ruang Operasi di Dalam Kapal, RS Apung dr Lie Butuh Biaya Besar, Yuk Bantu!


Hingga saat ini, RSA yang dimiliki dr Lie berjumlah 3 yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II. Misi besar dr Lie selanjutnya adalah mengurangi angka kematian calon ibu dan bayi di wilayah sulit terjangkau di Indonesia barat.

Namun untuk merealisasikan hal ini tidaklah mudah. dr Lie harus merenovasi kapal yang sudah ada agar bisa lebih maksimal saat digunakan. Kemudian dia juga berharap bisa membangun ruang operasi di dalam kapal untuk kebutuhan operasi mayor maupun minor, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan banyak nyawa kedepannya.

Biaya yang dibutuhkan dr Lie cukup besar. Yuk dukung terus semangat tak pernah padam RSA dr Lie untuk terus memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan cara mengklik linkINI .
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu dr Lie Membuat...
Bantu dr Lie Membuat Ruang Operasi di RS Apung
Ayo Dukung Semangat...
Ayo Dukung Semangat dr Lie di RS Apung untuk Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Berikan Layanan Kesehatan...
Berikan Layanan Kesehatan Gratis, RS Apung dr Lie Perlu Didukung
Alasan Mengapa RS Apung...
Alasan Mengapa RS Apung dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Ini Peran RS Apung dr...
Ini Peran RS Apung dr Lie dalam Membantu Masyarakat RI di Pulau Terluar
Bantu RS Apung dr Lie...
Bantu RS Apung dr Lie Bangun Ruang Operasi di Dalam Kapal
Tingkatkan Layanan Kesehatan,...
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Ruang Operasi RSUD Kepulauan Seribu Kembali Beroperasi
Teknologi Terbaru Schwind...
Teknologi Terbaru Schwind Atos Hadir untuk Optimalisasi Kemampuan Mata
Kisah RS Apung Lie Dharmawan...
Kisah RS Apung Lie Dharmawan Salurkan Bantuan ke Pulau Terpencil Indonesia Kini Gandeng MNC Peduli
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Berita Terkini
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Infografis
Di Tengah Invasinya...
Di Tengah Invasinya ke Ukraina, Rusia Butuh Banyak Kapal Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved