Arah Baru Gerakan Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah
Sabtu, 17 September 2022 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Pengembangan ekonomi syariah berbasis desa dan pesantren, MES bekerja sama dengan Pertamina dan BSI menginisiasi program kemandirian ekonomi pondok pesantren melalui Pertashop. Dalam konteks mewujudkan kemandirian ekonomi pondok pesantren, Erick Thohir menaruh perhatian lebih mengingat besarnya potensi yang dapat dikembangkan oleh pondok pesantren. Termasuk salah satunya program literasi keuangan syariah dan pencanangan beasiswa santri berprestasi.
Sementara itu, pada sektor pengembangan industri keuangan syariah, MES bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia telah meluncurkan Indeks Saham Syariah “IDX-MES BUMN 17” yang berisikan 17 saham syariah BUMN. Indeks ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan produk investasi syariah, seperti reksa dana syariah dan ETF. Sehingga para investor terutama generasi muda khususnya lebih mudah berinvestasi pada saham syariah 17 BUMN terpilih.
Selain program-program tersebut, kegiatan edukasi dan sosialisasi juga terus dilakukan untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi ekonomi keuangan syariah masyarakat. Pada 2021 telah diselenggarakan 94 kali program literasi-inklusi keuangan syariah dengan jumlah penerima manfaat mencapai lebih 29.000 orang dengan melibatkan 17 mitra kerja sama lembaga dari berbagai sektor industri halal.
Jaringan kepengurusan MES yang saat ini telah tersebar luas menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan setiap gerak dan langkah sesuai dengan visi yang mengacu pada GBKO. Jalinan komunikasi, sinergi, dan komitmen dalam internal kepengurusan harus terus dikuatkan agar program kerja yang rumuskan dapat direalisasikan secara terukur, konkret, dan berkelanjutan sehingga kebermanfaatan MES dapat dirasakan secara optimal di tengah-tengah masyarakat. Transparansi dan akses informasi yang cepat dan akurat menjadi kunci bagi kepengurusan MES di seluruh dunia untuk tetap kuat dan solid dalam menghadapi berbagai persoalan.
Sejalan dengan semangat yang diusung MES di usianya yang ke-22 tahun ini, yaitu akseleratif, kolaboratif, dan kontributif, MES terus berkomitmen untuk berperan aktif mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah melalui akselerasi program kerja berkualitas, terukur, masif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai sebuah “payung besar”, MES juga harus terus menjadi organisasi terdepan dalam mewujudkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kontribusi MES terhadap upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga harus dapat dibuktikan secara konsisten melalui aksi konkret pada setiap program kerja sehingga tidak berhenti hanya sebatas wacana tanpa realisasi yang nyata dan berkelanjutan.
Sementara itu, pada sektor pengembangan industri keuangan syariah, MES bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia telah meluncurkan Indeks Saham Syariah “IDX-MES BUMN 17” yang berisikan 17 saham syariah BUMN. Indeks ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan produk investasi syariah, seperti reksa dana syariah dan ETF. Sehingga para investor terutama generasi muda khususnya lebih mudah berinvestasi pada saham syariah 17 BUMN terpilih.
Selain program-program tersebut, kegiatan edukasi dan sosialisasi juga terus dilakukan untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi ekonomi keuangan syariah masyarakat. Pada 2021 telah diselenggarakan 94 kali program literasi-inklusi keuangan syariah dengan jumlah penerima manfaat mencapai lebih 29.000 orang dengan melibatkan 17 mitra kerja sama lembaga dari berbagai sektor industri halal.
Jaringan kepengurusan MES yang saat ini telah tersebar luas menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan setiap gerak dan langkah sesuai dengan visi yang mengacu pada GBKO. Jalinan komunikasi, sinergi, dan komitmen dalam internal kepengurusan harus terus dikuatkan agar program kerja yang rumuskan dapat direalisasikan secara terukur, konkret, dan berkelanjutan sehingga kebermanfaatan MES dapat dirasakan secara optimal di tengah-tengah masyarakat. Transparansi dan akses informasi yang cepat dan akurat menjadi kunci bagi kepengurusan MES di seluruh dunia untuk tetap kuat dan solid dalam menghadapi berbagai persoalan.
Sejalan dengan semangat yang diusung MES di usianya yang ke-22 tahun ini, yaitu akseleratif, kolaboratif, dan kontributif, MES terus berkomitmen untuk berperan aktif mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah melalui akselerasi program kerja berkualitas, terukur, masif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai sebuah “payung besar”, MES juga harus terus menjadi organisasi terdepan dalam mewujudkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kontribusi MES terhadap upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga harus dapat dibuktikan secara konsisten melalui aksi konkret pada setiap program kerja sehingga tidak berhenti hanya sebatas wacana tanpa realisasi yang nyata dan berkelanjutan.
(ynt)
Lihat Juga :