Jusuf Kalla Nilai Kebijakan Pemerintah Naikkan Harga BBM Hal Biasa
Sabtu, 17 September 2022 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
Berselang cukup lama, harga Premium diturunkan menjadi Rp6.950 di tahun 2016. Kemudian, turun lagi menjadi Rp6.450 per liter pada April 2016.
Berbeda dengan Solar, di awal Jokowi menjabat harganya sebesar Rp5.500, kemudian naik menjadi Rp7.500 per liter, dan turun lagi menjadi Rp7.250 per liter.
Lalu, Presiden Jokowi menurunkan lagi menjadi Rp6.400 per liter, dan naik menjadi Rp6.900 per liter. Menuju penghujung 2015, Jokowi menurunkan lagi harga Solar menjadi Rp6.700 per liter, dan turun lagi menjadi Rp5.650 per liter di awal 2016. Lalu, kembali turun menjadi Rp5.150 per liter di pertengahan 2016.
Di September 2022 ini BBM kembali naik, harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter. Baca juga: Pingsan Antre BLT BBM, Warga Parung Panjang Tewas di Puskesmas
Hal ini membuat masyarakat gusar. Lantaran BBM naik, masyarakat terus melakukan unjuk rasa. Diketahui gelombang unjuk rasa tolak kenaikan harga BBM ini sudah memasuki hari ke dua belas sejak berlangsung Senin (5/9/2022).
Berbeda dengan Solar, di awal Jokowi menjabat harganya sebesar Rp5.500, kemudian naik menjadi Rp7.500 per liter, dan turun lagi menjadi Rp7.250 per liter.
Lalu, Presiden Jokowi menurunkan lagi menjadi Rp6.400 per liter, dan naik menjadi Rp6.900 per liter. Menuju penghujung 2015, Jokowi menurunkan lagi harga Solar menjadi Rp6.700 per liter, dan turun lagi menjadi Rp5.650 per liter di awal 2016. Lalu, kembali turun menjadi Rp5.150 per liter di pertengahan 2016.
Di September 2022 ini BBM kembali naik, harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter. Baca juga: Pingsan Antre BLT BBM, Warga Parung Panjang Tewas di Puskesmas
Hal ini membuat masyarakat gusar. Lantaran BBM naik, masyarakat terus melakukan unjuk rasa. Diketahui gelombang unjuk rasa tolak kenaikan harga BBM ini sudah memasuki hari ke dua belas sejak berlangsung Senin (5/9/2022).
(kri)