AHY Sindir Tinggal Gunting Pita, Ini Tanggapan KSP

Sabtu, 17 September 2022 - 13:18 WIB
loading...
AHY Sindir Tinggal Gunting...
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal pihak yang tinggal gunting pita. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat menyinggung pihak yang 'tinggal gunting pita'. Hal itu dikatakannya dalam Rapimnas Demokrat di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022) lalu.

Menanggapi itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan meminta AHY untuk merefleksikan diri. Menurutnya, pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada awalnya juga bisa dibilang hanya 'gunting pita' saja. Baca juga: Pidato di Rapimnas Demokrat, AHY Bandingkan Pemerintahan Saat Ini dan SBY

"Kalau dikatakan oleh AHY, pemerintahan Pak Jokowi di awal hanya menggunting pita artinya kalau pemerintah pembangunan itu berkesinambungan sama aja Pak SBY menggunting pita juga diawal kan itukan logika yang dilihat secara menyeluruh," ujar Ade kepada MNC Portal, Jumat (16/9/2022).

Ade mengatakan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi merupakan kesinambungan dengan pemimpin terdahulu. "Pemerintahan ini berkesinambungan dari satu Presiden ke Presiden lainnya. Ada program strategis nasional tetap harus dilanjutkan, jika melihatnya sektoral karena membanggakan satu kemungkinan ini kan berfikirnya tidak jauh kedepan," jelasnya.

Ade pun mempertanyakan motif perkataan yang dilontarkan oleh putra sulung SBY itu di depan publik. "Terus kalau dia mengoreksi pemerintahan Pak Jokowi hanya menggunting pita ya sama saja orang juga akan bisa menyatakan pemerintahan Pak SBY di awalnya juga mengguting pita dari rencana-rencana pembangunan yang dilakukan oleh presiden sebelumnya yaitu Ibu Mega (Megawati)," papar Ade.

Maka dari itu, Ade meminta kepada AHY dan pihak-pihak lainnya tidak perlu memperdebatkan terkait kinerja pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Sebab, menurutnya sudah menjadi tugas dan kewajiban seorang Presiden untuk membangun negara dan mensejahterakan masyarakat.

"Jadi tidak usah diperpanjang lah, kalau diungkap secara tentang apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi dengan Pak SBY nanti malah malu, soal statistik ya, kita melihatnya jauh ke depan dan untuk kepentingan rakyat Indonesia," ungkapnya.

Perlu diketahui pada Rapimnas Demokrat di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9), AHY mengatakan pembangunan infrastruktur di era kepemimpinan SBY banyak yang baru selesai setelah tak lagi menjabat. Sehingga proses peresmiannya atau 'gunting pita' tak dilakukan oleh SBY.

"Yang kedua, direncanakan, dipersiapkan, dialokasikan anggarannya dan dimulai dibangun sehingga banyak yang tinggal dan sudah 70 persen bahkan tinggal 90 persen tinggal gunting pita. Setahun gunting pita kira-kira masuk akal nggak?" kata AHY. Baca juga: Soal BLT BBM, AHY Sebut Produk SBY yang Dulu Ditentang namun Sekarang Ditiru

"Ya kita nggak perlu juga diapresiasi tapi jangan mengatakan, 'Ini kehebatan kita, satu tahun gunting pita'," sambungnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved