KSAD Dudung Maafkan Effendi Simbolon
Kamis, 15 September 2022 - 13:44 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Satria Indonesia di Mabesad, Jakarta, Rabu, (17/8/2022). FOTO/MPI/ALDHI CANDRA
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengaku telah memaafkan Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon terkait pernyataan soal TNI seperti gerombolan.
"Setelah Pak ES sampaikan maaf, sebetulnya kemarin saat saya di Pekanbaru saya sudah sampaikan. Artinya bahwa permohonan maaf ES bagi kami jajaran TNI AD memaafkan, toh Tuhan Maha Pemaaf masak manusia tidak memaafkan," kata Dudung kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).
KSAD melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Arh Hamim Tohari sebelumnya juga mengimbau kepada semua pihak untuk melupakan perbedaan yang terjadi, dan segera melangkah bersama membangun bangsa dan negara.
"Dengan telah dilakukannya jumpa pers oleh Efendi Simbolon dan penyampaian permintaan maaf, maka marilah kita semuanya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk semuanya dalam berucap dan bersikap. Mari kita saling menghormati dan menghargai agar komitmen kita bersama untuk secara sinergi bekerja demi NKRI tidak ternodai," kata Hamim melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/9/2022).
"Setelah Pak ES sampaikan maaf, sebetulnya kemarin saat saya di Pekanbaru saya sudah sampaikan. Artinya bahwa permohonan maaf ES bagi kami jajaran TNI AD memaafkan, toh Tuhan Maha Pemaaf masak manusia tidak memaafkan," kata Dudung kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).
KSAD melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Arh Hamim Tohari sebelumnya juga mengimbau kepada semua pihak untuk melupakan perbedaan yang terjadi, dan segera melangkah bersama membangun bangsa dan negara.
"Dengan telah dilakukannya jumpa pers oleh Efendi Simbolon dan penyampaian permintaan maaf, maka marilah kita semuanya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk semuanya dalam berucap dan bersikap. Mari kita saling menghormati dan menghargai agar komitmen kita bersama untuk secara sinergi bekerja demi NKRI tidak ternodai," kata Hamim melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/9/2022).
Lihat Juga :