Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz: Minta Maafnya Jangan ke Saya

Kamis, 15 September 2022 - 01:18 WIB
loading...
Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz: Minta Maafnya Jangan ke Saya
Pegiat sosial media Eko Kuntadhi dan Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz. Foto/SINDOnews/Instagram
A A A
JAKARTA - Ungkapan kasar bahkan penghinaan yang dilakukan pegiat media sosial Eko Kuntadhi terkait potongan video Ning Imaz terus menimbulkan polemik. Padahal, Eko Kuntadhi mengaku telah meminta maaf kepada Ning Imaz.

Merespons hal ini, Ning Imaz atau Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra memberikan pandangannya melalui akun Twitternya, @ImazzFat, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Eko Kuntadhi Minta Maaf Unggah Video Ning Imaz Disertai Kalimat Kasar

"Minta maafnya jangan ke saya. ke imam ibnu katsir, ke umat se indonesia yg sakit hati agamanya dihina-hina," kata Ning Imaz yang merupakan cucu pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo ini.
Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz: Minta Maafnya Jangan ke Saya

Masalah ini bermula dari cuitan Eko di Twitter yang mengunggah potongan video Ning Imaz. Di dalam video yang diproduksi NU Online itu, Ning Imaz menjelaskan tafsir Surat Ali Imran Ayat 14.

Baca juga: Dianggap Hina Ning Imaz dari Lirboyo, Eko Kuntadhi Jadi Bulan-bulanan Netizen

Potongan video ini diunggah Eko dengan mencantumkan keterangan atau caption berupa ungkapan bernada kasar.

"Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan," bunyi keterangan video yang diunggah Eko Kuntadhi.

Tak berapa lama kemudian, twit tersebut direspons Nadirsyah Hosen, tokoh muda NU yang juga aktif bermedia sosial.

"Yg anda @_ekokuntadhi posting itu video Ning Imaz dari Ponpes Lirboyo; istri dari Gus @rifqilmoeslim Beda pendapat hal biasa. Tapi gak usah melabeli dg kata tolol. Posting saja video aslinya. Bukan yg sdh ditambahi kata2 tolol. Belajarlah utk santun dlm perbedaan," tulis Nadirsyah.

Sementara Eko Kuntadhi mengaku telah meminta maaf kepada ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz melalui melalui pesan singkat WhatsApp.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2133 seconds (11.97#12.26)