Jokowi Diharapkan Pilih ASN Internal untuk Pimpin Imigrasi
Rabu, 14 September 2022 - 15:21 WIB
loading...
Presiden Jokowi diharapkan memilih ASN internal untuk menempati posisi Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). FOTO/KEMENPAN RB
A
A
A
JAKARTA - Presiden Jokowi diharapkan memilih Aparatur Sipil Negara (ASN) internal untuk menempati posisi Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Banyak ASN yang selama ini menapak karir di bidang keimigrasian memiliki kapasitas leadership dan profesionalisme untuk memimpin Imigrasi.
"Saya kira Imigrasi itu satu profesi yang dilandasi satu undang-undang dan itu pekerjaan yang sifatnya khusus. Di sana jadi dirjen, selain bicara leadership tapi profesionalisme juga diperlukan di situ," kata mantan Plt Dirjen Imigrasi Kemenkumham M Indra dalam keterangan tertulis, Rabu (14/9/2022).
Indra yang menjabat Plt Dirjen Imigrasi periode 2009-2011 ini menuturkan, banyak persoalan muncul selama ini karena pimpinan Imigrasi dipilih dari orang luar. Mereka tidak menguasai sepenuhnya persoalan di Imigrasi dan enggan mendengarkan orang lain serta tidak mau belajar.
Baca juga: Dorong Permudah Layanan Imigrasi, Jokowi: Ganti Dirjen Sampai Bawahnya
"Syarat pemimpin, dia itu kan sebenarnya harus menguasai secara teknis dan substansi, itu jelas. Dia harus tahu dari hulu sampai hilir kerjaan Imigrasi. Dia harus tahu apa persoalan di Imigrasi. Dia harus mengenali anatomi organisasi terus mengenali SDM tentunya," ujarnya.
Indra mengaku tidak antiorang luar menjadi Dirjen Imigrasi. Sebab, banyak orang memiliki kapasitas untuk menjadi Dirjen Imigrasi. Namun akan lebih baik jika memberikan kesempatan SDM di internal Imigrasi yang menjadi pemimpin.
"Saya kira Imigrasi itu satu profesi yang dilandasi satu undang-undang dan itu pekerjaan yang sifatnya khusus. Di sana jadi dirjen, selain bicara leadership tapi profesionalisme juga diperlukan di situ," kata mantan Plt Dirjen Imigrasi Kemenkumham M Indra dalam keterangan tertulis, Rabu (14/9/2022).
Indra yang menjabat Plt Dirjen Imigrasi periode 2009-2011 ini menuturkan, banyak persoalan muncul selama ini karena pimpinan Imigrasi dipilih dari orang luar. Mereka tidak menguasai sepenuhnya persoalan di Imigrasi dan enggan mendengarkan orang lain serta tidak mau belajar.
Baca juga: Dorong Permudah Layanan Imigrasi, Jokowi: Ganti Dirjen Sampai Bawahnya
"Syarat pemimpin, dia itu kan sebenarnya harus menguasai secara teknis dan substansi, itu jelas. Dia harus tahu dari hulu sampai hilir kerjaan Imigrasi. Dia harus tahu apa persoalan di Imigrasi. Dia harus mengenali anatomi organisasi terus mengenali SDM tentunya," ujarnya.
Indra mengaku tidak antiorang luar menjadi Dirjen Imigrasi. Sebab, banyak orang memiliki kapasitas untuk menjadi Dirjen Imigrasi. Namun akan lebih baik jika memberikan kesempatan SDM di internal Imigrasi yang menjadi pemimpin.
Lihat Juga :