Bara JP Nilai Butuh Soliditas Pemerintah Hadapi Krisis Imbas Pandemi COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 12:09 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga berharap perusahaan BUMN bisa mengambil peran strategis untuk menggerakkan ekonomi bangsa ini. "BUMN bisa mengambil peran di semua lini ekonomi, mulai dari sektor industri, pangan, transportasi, pertanian, dan lainnya. BUMN harus bisa menjadi lokomotif penggerak ekonomi khususnya masa-masa seperti ini," paparnya.
BUMN dinilainya punya kapasitas, struktur organisasi, dan uang yang cukup untuk memacu pergerakan ekonomi. "Semoga itu bisa dioptimalkan. Karena kalau tidak, maka bangsa ini mungkin akan masuk ke persoalan yang sebih serius," katanya.
Ditambahkan Viktor, Menteri BUMN Erick Thohir telah menjanjikan menyiapkan lahan PTPN di Batang, Jawa Tengah untuk investor seluas 4.000 hektar. "Semoga bisa segera beres, kita awasi, dan ingatkan terus agar hal tersebut tidak tertunda karena bangsa ini sangat butuh investor, secara khusus pada masa sulit ini." (Baca juga: DPR Minta Kemlu Maksimalkan Diplomasi dalam Penanggulangan Covid-19 ).
"Saatnya semua kita bersatu, kerja keras, dan soliditas antara pemerintah dan semua komponen bangsa. Sementara sisihkan dulu hal politik lainnya yang mungkin akan mengganggu konsentrasi bangsa ini dalam menghadapi persoalan besar krisis ekonomi di depan mata," sambungnya.
BUMN dinilainya punya kapasitas, struktur organisasi, dan uang yang cukup untuk memacu pergerakan ekonomi. "Semoga itu bisa dioptimalkan. Karena kalau tidak, maka bangsa ini mungkin akan masuk ke persoalan yang sebih serius," katanya.
Ditambahkan Viktor, Menteri BUMN Erick Thohir telah menjanjikan menyiapkan lahan PTPN di Batang, Jawa Tengah untuk investor seluas 4.000 hektar. "Semoga bisa segera beres, kita awasi, dan ingatkan terus agar hal tersebut tidak tertunda karena bangsa ini sangat butuh investor, secara khusus pada masa sulit ini." (Baca juga: DPR Minta Kemlu Maksimalkan Diplomasi dalam Penanggulangan Covid-19 ).
"Saatnya semua kita bersatu, kerja keras, dan soliditas antara pemerintah dan semua komponen bangsa. Sementara sisihkan dulu hal politik lainnya yang mungkin akan mengganggu konsentrasi bangsa ini dalam menghadapi persoalan besar krisis ekonomi di depan mata," sambungnya.
(kri)