PKS Tuntut Penjelasan Yasonna soal Sikap Presiden di RUU HIP

Kamis, 02 Juli 2020 - 15:21 WIB
loading...
PKS Tuntut Penjelasan...
Anggota Baleg dari Fraksi PKS Mulyanto menuntut penjelasan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly terkait RUU HIP. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Badan Legislasi (Baleg) dari Fraksi PKS menuntut penjelasan wakil pemerintah, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly terkait Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) . Sebab, dalam Rapat Kerja (raker) Evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020, Menkumham tidak menyinggung sama sekali RUU HIP yang sebelumnya dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditunda pembahasannya.

"Pimpinan dan bapak menteri dan DPD, kami ingin menyampikan dalam kesempatan ini kita duduk tripartid untuk mengevaluasi Prolegnas 2020, tadi saya sampaikan untuk di-drop RUU HIP ," kata Anggota Baleg DPR Fraksi PKS Mulyanto dalam raker di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020) siang.

Mulyanto mengakui bahwa pimpinan Baleg sudah menjelaskan bahwa pencabutan RUU HIP itu dilakukan melalui prosedur di Badan Musyawarah (Bamus) DPR dan seterusnya. Karena itu, pihaknya meminta bahwa permintaan PKS ini dijadikan catatan kesimpulan sehingga dalam proses di tingkat lebih lanjut jelas bahwa PKS meminta RUU HIP ini dicabut dari Prolegnas Proritas 2020.(Baca juga: PKS Desak DPR Cabut RUU HIP dari Prolegnas 2020 )

"Kedua, karena hadir Pak Menteri, kami ingin pandangan Pak Menteri setelah masukan dan aspirasi masyarakat terhadap RUU HIP ini, mohon jawabannya Pak Menteri," katanya.

Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas menjelaskan, rapat ini hanya membahas daftar RUU dalam Prolegnas Prioritas 2020. RUU yang sudah diselesaikan harmonisasi di Baleg dan disahkan dalam rapat paripurna, kewenangannya sudah tidak lagi berada di Baleg. Jadi, anggota bisa menyurati pimpinan DPR untuk melakukan Bamus terkait RUU HIP sebagaimana yang diatur dalam Tata Tertib (Tatib) DPR Nomor 23/2012.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved