Perindo Beberkan Potensi Bahaya dari Kebocoran Data Pribadi dan NIK
Minggu, 11 September 2022 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Andika memandang sikap KPU yang memastikan keamanan data pribadi dalam sistem digital. Nyatanya, koleganya di Partai Perindo pun terdata ada di database partai lain. "Ini artinya terduplikasinya data pribadi kader partai kami kan jadi wacana permasalahan dalam pendaftaran partai politik untuk pemilu nanti. Apakah sistem yang dipakai KPU itu aman tidak?" ucap Andika.
Sebelumnya, Andika Ulil Amri menjelaskan perihal kebocoran data NIK tersebut perlu diidentifikasi dari mana sumber kebocorannya. Untuk itu, ia berpendapat keamanan data pribadi tersebut harus ada yang bertanggung jawab.
"Bagi saya yang harus bertanggung jawab ini ya pemerintah. Itu kewajiban mereka untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga negara," jelas Andika.
Andika mengulas kebijakan sebelumnya yakni Undang-undang Nomor 12 tahun 2016 terkait kewajiban registrasi data penduduk secara digital. Baginya kewajiban registrasi data dari pemerintah, terutama Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) itu juga harus diikuti dengan keamanan data pribadi tersebut.
Sebelumnya, Andika Ulil Amri menjelaskan perihal kebocoran data NIK tersebut perlu diidentifikasi dari mana sumber kebocorannya. Untuk itu, ia berpendapat keamanan data pribadi tersebut harus ada yang bertanggung jawab.
"Bagi saya yang harus bertanggung jawab ini ya pemerintah. Itu kewajiban mereka untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga negara," jelas Andika.
Andika mengulas kebijakan sebelumnya yakni Undang-undang Nomor 12 tahun 2016 terkait kewajiban registrasi data penduduk secara digital. Baginya kewajiban registrasi data dari pemerintah, terutama Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) itu juga harus diikuti dengan keamanan data pribadi tersebut.
(cip)
Lihat Juga :