Marak Kebocoran Data, DPR Desak Keamanan Siber Semua Kementerian Lembaga Diaudit
Minggu, 11 September 2022 - 15:29 WIB
loading...
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta segera dilakukan audit keamanan siber seluruh kementerian dan lembaga. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kebocoran dan peretasan data secara beruntun terus terjadi di beberapa kementerian/lembaga (K/L) negara. Terakhir, diduga terjadi kebocoran data Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berisi 105 juta data kependudukan warga Indonesia yang di dalamnya berisi informasi sensitif dan lengkap.
Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta segera dilakukan audit keamanan siber seluruh K/L. Menurutnya kejadian kebocoran data secara beruntun ini sangat memalukan, ada kesan sistem keamanan siber milik pemerintah sangat lemah.
“Risiko dari kebocoran data ini sangat besar. Data-data pribadi warga yang bocor ini sangat berharga, kalau jatuh kepada pelaku kejahatan siber tentu akan sangat mengancam warga masyarakat. Penipuan online yang semakin sering terjadi, tentu terkait dengan data-data pribadi warga masyarakat yang bocor,” kata Sukamta, Minggu (11/9/2022).
Baca juga: Istana Tepis Klaim Bjorka: Tidak Ada Data Isi Surat Apa Pun Kena Hack
Oleh sebab itu, Sukamta meminta pemerintah serius untuk mengatasi kejadian yang terus berulang ini. Gugus Tugas Keamanan Siber yang sudah dibentuk pemerintah perlu melakukan langkah-langkah yang sistematis.
Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta segera dilakukan audit keamanan siber seluruh K/L. Menurutnya kejadian kebocoran data secara beruntun ini sangat memalukan, ada kesan sistem keamanan siber milik pemerintah sangat lemah.
“Risiko dari kebocoran data ini sangat besar. Data-data pribadi warga yang bocor ini sangat berharga, kalau jatuh kepada pelaku kejahatan siber tentu akan sangat mengancam warga masyarakat. Penipuan online yang semakin sering terjadi, tentu terkait dengan data-data pribadi warga masyarakat yang bocor,” kata Sukamta, Minggu (11/9/2022).
Baca juga: Istana Tepis Klaim Bjorka: Tidak Ada Data Isi Surat Apa Pun Kena Hack
Oleh sebab itu, Sukamta meminta pemerintah serius untuk mengatasi kejadian yang terus berulang ini. Gugus Tugas Keamanan Siber yang sudah dibentuk pemerintah perlu melakukan langkah-langkah yang sistematis.
Lihat Juga :