Anggota BPH Migas Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Jum'at, 09 September 2022 - 23:13 WIB
loading...
Anggota BPH Migas Saleh Abdurrahman mengatakan penggunaan BBM bersubsidi di Indonesia masih banyak digunakan untukkonsumtif. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Anggota BPH Migas Saleh Abdurrahman memaparkan alasan Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi , yaitu Pertalite dan Solar. Menurut dia, harga jual Pertalite dan Solar memang jauh di bawah harga keekonomian.
Bila harga minyak dunia tidak mengalami kenaikan, pemerintah tidak akan mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM. Di sisi lain, penggunaan Pertalite dan Solar itu terus meningkat setiap tahun. Jika tetap dijual dengan harga di bawah harga keekonomian, jelas akan semakin membebani APBN.
Baca juga: 4 Saran Partai Perindo Supaya Subsidi BBM Tepat Sasaran
Karena itu, dengan menaikkan harganya, APBN bisa dialihfungsikan untuk kegiatan yang mendorong produktivitas masyarakat.
"Terus terang saja kalau bisa subsidi ini kan atau anggaran pemerintah ini yang demikian besar itu kita bisa gunakan untuk hal-hal yang lebih produktif untuk membantu masyarakat kita untuk membantu UMKM dan sebagainya yang kira-kira produktif," kata Saleh dalam Webinar Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Jumat (9/9/2022).
Bila harga minyak dunia tidak mengalami kenaikan, pemerintah tidak akan mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM. Di sisi lain, penggunaan Pertalite dan Solar itu terus meningkat setiap tahun. Jika tetap dijual dengan harga di bawah harga keekonomian, jelas akan semakin membebani APBN.
Baca juga: 4 Saran Partai Perindo Supaya Subsidi BBM Tepat Sasaran
Karena itu, dengan menaikkan harganya, APBN bisa dialihfungsikan untuk kegiatan yang mendorong produktivitas masyarakat.
"Terus terang saja kalau bisa subsidi ini kan atau anggaran pemerintah ini yang demikian besar itu kita bisa gunakan untuk hal-hal yang lebih produktif untuk membantu masyarakat kita untuk membantu UMKM dan sebagainya yang kira-kira produktif," kata Saleh dalam Webinar Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Jumat (9/9/2022).
Lihat Juga :