Waketum MUI: Kekerasan di Sejumlah Negara Mengakibatkan Hilangnya Rasa Kemanusiaan

Kamis, 08 September 2022 - 19:47 WIB
loading...
Waketum MUI: Kekerasan...
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menilai pentingnya memahami partisipasi manusia dalam hukum ketuhanan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menilai pentingnya memahami partisipasi manusia dalam hukum ketuhanan dan pengaruhnya terhadap pembangunan. Sebab menjaga keberlangsungan negara dan menjauhkan kekerasan serta peperangan bangsanya adalah suatu keharusan.

"Kekerasan yang terjadi di negara-negara perang mengakibatkan hilangnya rasa kemanusiaan," kata Kiai Marsudi saat membuka dialog yang mengusung tema “Exploring Approaches To Humanitarian Action And Topics of Mutual Humanitarian Interest” di Hotel Sofyan, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/19/2022).

Dialog yang diselenggarakan oleh Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dengan International Commite of Red Cross (ICRS) membahas berbagai hal terkait dengan kemanusiaan.

Baca juga: Waketum MUI Kiai Marsudi Syuhud Direkomendasikan Dampingi Ganjar Pranowo di 2024

"Kaitan kerja sama antara MUI dan ICRC adalah kesamaan hal yang diurusi, yaitu kemanusiaan, menolong orang orang yang kena musibah baik musibah perang, bencana alam dan lain lainnya itulah intinya," ucapnya.

Baca juga: Berjasa pada Koperasi, Kiai Marsudi Syuhud Raih Penghargaan Tertinggi dari Dekopin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
2 WNI Akui Dapat Kekerasan...
2 WNI Akui Dapat Kekerasan Fisik saat Ditahan Israel, Diinjak, Ditendang, hingga Disetrum
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Rekomendasi
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved