Eks Menteri BUMN Laksamana Sukardi Luncurkan Buku Pancasalah
Rabu, 31 Agustus 2022 - 00:55 WIB
loading...
A
A
A
Kemampuan meningkatkan produktivitas manusia tersebut pada umumnya terbelenggu oleh lima kesalahan atau Pancasalah. Yaitu salah kaprah, salah lihat, salah asuh, salah tafsir, dan salah tata kelola.Baca: Luncurkan Dua Buku, Bamsoet: Hasil Kontemplasi Analisis Perkembangan Bangsa Indonesia
Lima kesalahan itu dijabarkan oleh Laksamana Sukardi dalam bukunya yang berjudul "Pancasalah". Laksamana mencontohkan salah kesalahan dalam negara ini, yakni tata kelola.
Tata kelola sebuah negara harus baik. Sehingga kalau ada penyelewengan dalam pengelolaannya bisa dikembalikan ke tata kelola yang baik. Kalau negara ini belum bisa maju harus dilihat tata kelolanya.
Misalnya dalam hal demokrasi. Bagaimana bisa peraturan yang menyangkut partai, diputuskan oleh DPR yang dikendalikan oleh partai.
"Buku ini merupakan hasil pemikiran saya yang dirangkum dari studi literatur dan berbagai diskusi formal serta diskusi tidak formal. Pengalaman saya menekuni bidang ekonomi sebagaibankir profesional dan keterlibatan saya dalam gerakanreformasi 1998 di Indonesia serta tugas sebagai MenteriKabinet Gotong Royong Republik Indonesia (1999-2004) yang bertanggung jawab dalam restrukturisasi ekonomidan dunia usaha di Indonesia sangat memberikan kontribusi pemikiran yang saya tuangkan dalam buku ini," ujarnya.
Lima kesalahan itu dijabarkan oleh Laksamana Sukardi dalam bukunya yang berjudul "Pancasalah". Laksamana mencontohkan salah kesalahan dalam negara ini, yakni tata kelola.
Tata kelola sebuah negara harus baik. Sehingga kalau ada penyelewengan dalam pengelolaannya bisa dikembalikan ke tata kelola yang baik. Kalau negara ini belum bisa maju harus dilihat tata kelolanya.
Misalnya dalam hal demokrasi. Bagaimana bisa peraturan yang menyangkut partai, diputuskan oleh DPR yang dikendalikan oleh partai.
"Buku ini merupakan hasil pemikiran saya yang dirangkum dari studi literatur dan berbagai diskusi formal serta diskusi tidak formal. Pengalaman saya menekuni bidang ekonomi sebagaibankir profesional dan keterlibatan saya dalam gerakanreformasi 1998 di Indonesia serta tugas sebagai MenteriKabinet Gotong Royong Republik Indonesia (1999-2004) yang bertanggung jawab dalam restrukturisasi ekonomidan dunia usaha di Indonesia sangat memberikan kontribusi pemikiran yang saya tuangkan dalam buku ini," ujarnya.
Lihat Juga :