Wacana Reshuffle Murni Alasan Kinerja, Jokowi Tak Perlu Tambah Parpol Koalisi

Rabu, 01 Juli 2020 - 11:34 WIB
loading...
Wacana Reshuffle Murni...
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, jika Jokowi akhirnya merombak kabinetnya, hal itu murni alasan kinerja para menteri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tampak kesal dan marah terhadap kinerja menteri kabinet dalam menangani virus Corona menjadi perhatian publik. Pasalnya, orang nomor satu di Indonesia itu juga sempat mengancam melakukan reshuffle kabinet untuk alasan perbaikan penanganan Covid-19.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, jika Jokowi akhirnya merombak kabinetnya, hal itu murni alasan kinerja para menteri. Sehingga, reshuffle nanti diyakini tak sampai memunculkan isu penambahan partai koalisi di luar koalisi pemerintahan yang sudah ada. "Karena stabilitas politik cukup terkendali. Kecuali tak kondusif seperti periode awal jokowi," kata Adi saat dihubungi SINDOnews, Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Ramai Isu Reshuffle, PKS Tetap Memilih Oposisi)

Analis Politik asal UIN Jakarta ini menegaskan, isu resuffe kali ini murni karena para pembantu presiden tersebut tak maksimal bekerja menangani Corona, dan bukan alasan politik akomodasi. Sehingga partai-partai yang saat ini di luar pemerintahan seperti PKS, Demokrat dan PAN akan merasa sadar diri untuk konsisten di luar pemerintahan. "Tinggal cari pengganti (menteri) yang bisa kerja dengan extraordinary," ujarnya. (Baca juga: Ini Kriteria Menteri yang Berpotensi Dicopot Jokowi)

Diketahui, dalam pemerintahan Jokowi di periode pertama terjadi reshuffle kabinet. Saat itu, PAN yang berada di luar pemerintahan berhasil masuk menjadi bagian koalisi dan mendapatkan posisi Menpan RB. Sedangkan koalisi Jokowi di periode kedua ini dinilai sudah cukup gemuk. Hal itu tampak dari bergabungnya Gerindra ke dalam pemerintahan. (Rakhmat)
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved