Kasus Dugaan Penganiayaan M Kece, Irjen Napoleon Duga Ada Skenario

Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:22 WIB
loading...
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Terdakwa dugaan kasus penganiayaan M Kece, Irjen Pol Napoleon Bonaparte menyebutkan, dia menduga kasus yang menjeratnya itu merupakan salah satu bentuk skenario. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Terdakwa dugaan kasus penganiayaan terhadap M Kece, Irjen Pol Napoleon Bonaparte menyebutkan, dia menduga kasus yang menjeratnya itu merupakan salah satu bentuk skenario. Menurut Irjen Napoleon , skenario ini untuk menjebloskannya ke penjara.

Dikatakan Napoleon , dia telah membacakan pleidoinya di hadapan majelis hakim PN Jakarta Selatan. Dari pleidoinya itu, bisa menganalisis adanya dugaan skenario dalam kasusnya itu.

"Setelah mengikuti proses persidangan, mulai dari pemeriksaan sampai di pengadilan terbukti dari adanya saksi-saksi hampir seluruhnya, seluruhnya bahkan mencabut keterangan yang di BAP, itu merupakan bukti adanya skenario juga di dalam perkara saya ini. Jadi, memang biasa bikin skenario itu," ujarnya di PN Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2022).

Baca juga: Napoleon Keberatan dengan Pasal Dakwaan Penganiayaan M Kece

Dia menerangkan, dalam pleidoinya dia paham perbuatan pelumuran kotoran pada M Kece terpaksa dia lakukan dan dia akui memang harus melakukannya serta tak menyesalinya.

Pasalnya, perbuatan penghinaan agama itu selalu terjadi berulang-ulang, apalagi perbuatan M Kece di medsos itu terkesan tak ada upaya untuk di-takedown.

"Ini semakin membakar perasaan umat Islam dan hati-hati, banyak para tokoh bicara kita tidak mau terulang kasus Poso, kasus keributan horizontal hanya karena begini," ujarnya.

"Bicara agama itu sensitif, sampai hari ini kita masih dengar dan tiap hari itu orang-orang yang cemen itu yang pengecut itu hanya berbicara di depan media, tapi sembunyikan diri," tambahnya.

Baca juga: M Kece Beri Kesaksian Penganiayaan oleh Napoleon Bonaparte

Napoleon mengungkapkan, dia hanya ingin menunjukkan ke publik untuk tidak bermain-main dengan persoalan agama lantaran dia siap berhadapan kembali dengan pengadilan untuk membela agamanya.

Dia tak ingin hanya berbicara saja dalam membela agamanya manakala ada orang yang menistakan agamanya, tapi berbuat dengan tindakan.

"Banyak yang bilang saya sadis saya buat apa, ya yang ngomong itu yang mungkin pembelanya Kece, dia merasa wajahnya ikut terhina karena terasa seperti dipeperi sama kotoran seperti Kece," terangnya.

"Namun, saya tanya balik pada kau kalau aku sekarang menista junjungan akidahmu kau diam saja berarti kau sebetulnya tidak punya agama," sambungnya.

Dia menambahkan, diharapkan giroh umat Islam tidak akan berdiam diri saja dalam menghadapi para penista agama, tapi terus bangkit untuk membela prinsipnya pula. Sebagaimana pesan yang diketahuinya dari Buya Hamka, yakni lebih baik kau berkain kafan kalau tidak melakukan apa-apa saat agamamu dinista.

"Sebetulnya bukan saya yang harus bertindak, negara yang harus bertindak untuk mencegah itu, jangan sampai terjadi lagi. Ini negara mau menghukum ya, kita lihat saja bagaimana jadinya ya," katanya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Penyiram Andrie...
Kasus Penyiram Andrie Yunus, 4 Tersangka Dijerat Pasal Berlapis Penganiayaan Berencana
Buntut Pelajar Tewas...
Buntut Pelajar Tewas Dianiaya, Komisi III Dukung Brimob Tak Bersinggungan dengan Masyarakat
Kekerasan Kolektif di...
Kekerasan Kolektif di Barak Militer
DPR Minta Motif 20 Tersangka...
DPR Minta Motif 20 Tersangka Tewaskan Prada Lucky Diungkap: Komandannya Ikut Juga
Perwira TNI Jadi Tersangka...
Perwira TNI Jadi Tersangka Kematian Prada Lucky, Kadispenad: Sengaja Izinkan Kekerasan
Ungkap Motif Pembunuhan...
Ungkap Motif Pembunuhan Prada Lucky, Begini Penjelasan Kadispenad
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Rekomendasi
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Berita Terkini
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved