Dukung Pemulihan Korban Terorisme, BNPT Kolaborasi dengan Sejumlah Pihak
Selasa, 23 Agustus 2022 - 08:08 WIB
loading...
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya mendukung pemulihan atas korban terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan kolaborasi dengan sejumlah pihak. Di antaranya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, BNPT selama ini telah berkolaborasi dengan seluruh pihak, bersatu padu mendukung pemulihan atas korban terorisme dan juga melawan terjadinya tindakan terorisme yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
"BNPT bersinergi dengan LPSK dalam pemberian bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis, pemberian santunan, dan kompensasi kepada para penyintas," kata Boy Rafli dalam keterangannya, Selasa (23/8/2022).
Selain itu BNPT dijelaskan Boy Rafli, juga menginisiasi program silahturahmi kebangsaan yang mempertemukan mantan narapidana terorisme dengan penyintas
"Silahturahmi kebangsaan ini bertujuan untuk membangun budaya memaafkan dan rekonsiliatif. Meskipun program ini bukan sesuatu yang mudah, namun telah berhasil dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali, yakni pada tahun 2018, 2021, dan tahun 2022," jelasnya.
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, BNPT selama ini telah berkolaborasi dengan seluruh pihak, bersatu padu mendukung pemulihan atas korban terorisme dan juga melawan terjadinya tindakan terorisme yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
"BNPT bersinergi dengan LPSK dalam pemberian bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis, pemberian santunan, dan kompensasi kepada para penyintas," kata Boy Rafli dalam keterangannya, Selasa (23/8/2022).
Selain itu BNPT dijelaskan Boy Rafli, juga menginisiasi program silahturahmi kebangsaan yang mempertemukan mantan narapidana terorisme dengan penyintas
"Silahturahmi kebangsaan ini bertujuan untuk membangun budaya memaafkan dan rekonsiliatif. Meskipun program ini bukan sesuatu yang mudah, namun telah berhasil dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali, yakni pada tahun 2018, 2021, dan tahun 2022," jelasnya.
Lihat Juga :