Komnas HAM Klaim Punya Rekaman CCTV Asli Penembakan Brigadir J
Senin, 22 Agustus 2022 - 15:38 WIB
loading...
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, telah mendapatkan CCTV asli penembakan Brigadir J. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komnas HAM telah menemukan CCTV Asli yang berada di lokasi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo , Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, bukti rekaman CCTV tersebut telah didapatkan oleh Komnas HAM setelah menelusuri olah TKP dan dari Timsus Mabes Polri. "Yang raw material, ya, kita dapat," ujarnya, Senin (22/8/2022).
Baca juga: Autopsi Ulang Brigadir J, Forensik Pastikan Tidak Ada Penyiksaan
Selain itu juga, dirinya telah mendapatkan rekaman CCTV sebelumnya sebanyak 20 rekaman dari Timsus Labfor Polri setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. "Jadi selain yang pertama kali diberikan ada 20 CCTV itu kemudian kita meminta lagi raw materialnya," ujarnya.
Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Temukan 2 Luka Tembakan Fatal di Tubuh Brigadir J
Sebelumnya, Komnas HAM mengungkap adanya ancaman pembunuhan satu hari menjelang penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Hal tersebut, diketahui oleh Komnas HAM berdasarkan keterangan dari kekasih korban yakni Vera.
"Informasi lain yang kami dapatkan dan ini jadi pegangan Komnas HAM sampai detik ini melakukan serangkaian penyelidikan adalah pengakuan dari saudara V, sebenarnya kami nggak mau sebutkan namanya, tapi karena Pak Taufan sudah menyebut namanya, izinkan kami di ruangan ini untuk menyebutkan namanya," ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, bukti rekaman CCTV tersebut telah didapatkan oleh Komnas HAM setelah menelusuri olah TKP dan dari Timsus Mabes Polri. "Yang raw material, ya, kita dapat," ujarnya, Senin (22/8/2022).
Baca juga: Autopsi Ulang Brigadir J, Forensik Pastikan Tidak Ada Penyiksaan
Selain itu juga, dirinya telah mendapatkan rekaman CCTV sebelumnya sebanyak 20 rekaman dari Timsus Labfor Polri setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. "Jadi selain yang pertama kali diberikan ada 20 CCTV itu kemudian kita meminta lagi raw materialnya," ujarnya.
Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Temukan 2 Luka Tembakan Fatal di Tubuh Brigadir J
Sebelumnya, Komnas HAM mengungkap adanya ancaman pembunuhan satu hari menjelang penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Hal tersebut, diketahui oleh Komnas HAM berdasarkan keterangan dari kekasih korban yakni Vera.
"Informasi lain yang kami dapatkan dan ini jadi pegangan Komnas HAM sampai detik ini melakukan serangkaian penyelidikan adalah pengakuan dari saudara V, sebenarnya kami nggak mau sebutkan namanya, tapi karena Pak Taufan sudah menyebut namanya, izinkan kami di ruangan ini untuk menyebutkan namanya," ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam.
(cip)
Lihat Juga :