Rektor Unila OTT KPK, Anwar Abbas: Musibah yang Memalukan
Senin, 22 Agustus 2022 - 06:15 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyebut ditangkapnya Rektor Universitas Lampung (Unila), Karomani oleh KPK atas dugaan tindak pidana korupsi merupakan musibah yang memalukan bagi pendidikan di Indonesia. Sebab sebagai pimpinan perguruan tinggi seharusnya Karomani menjadi tauladan yang baik dengan mengamalkan sikap antikorupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
"Ini benar-benar merupakan musibah yang memalukan bagi dunia pendidikan di Tanah Air," ungkap Anwar dalam keterangan tertulisnya, Senin(22/8/2022).
"Semestinya sang rektor memperlihatkan sikap anti-KKN sebagai upaya kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Tapi ini malah sang rektor itu sendiri yang telah melakukan dan menyemai benih KKN tersebut kepada bawahan dan mahasiswanya," lanjutnya.
Anwar Abbas turut menyesalkan tindakan Rektor Unila tersebut. Padahal Indonesia, lanjut Anwar, berharap agar dunia perguruan tinggi dapat mencetak lulusan yang memiliki karakter kuat dan terpuji serta anti KKN. Baca: Kasus Suap Rektor Unila, KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Lain
"Tampaknya usaha bagi menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berakhlak, bermoral serta bersih dari tindak KKN di negeri ini masih akan menempuh jalan terjal dan berliku karena mentalitas orang yang bertugas untuk menegakkan hal tersebut masih bermasalah," ujarnya.
"Ini benar-benar merupakan musibah yang memalukan bagi dunia pendidikan di Tanah Air," ungkap Anwar dalam keterangan tertulisnya, Senin(22/8/2022).
"Semestinya sang rektor memperlihatkan sikap anti-KKN sebagai upaya kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Tapi ini malah sang rektor itu sendiri yang telah melakukan dan menyemai benih KKN tersebut kepada bawahan dan mahasiswanya," lanjutnya.
Anwar Abbas turut menyesalkan tindakan Rektor Unila tersebut. Padahal Indonesia, lanjut Anwar, berharap agar dunia perguruan tinggi dapat mencetak lulusan yang memiliki karakter kuat dan terpuji serta anti KKN. Baca: Kasus Suap Rektor Unila, KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Lain
"Tampaknya usaha bagi menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berakhlak, bermoral serta bersih dari tindak KKN di negeri ini masih akan menempuh jalan terjal dan berliku karena mentalitas orang yang bertugas untuk menegakkan hal tersebut masih bermasalah," ujarnya.
Lihat Juga :