Profil Goliat Tabuni Pemimpin KKB Papua, Orang yang Paling Dicari TNI-Polri
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 03:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Membaca Teror di Nduga
Kemudian kelompok Goliat Tabuni memiliki kelompok pecahannya juga yang dipimpin oleh Terinus Enumbi. Terinus ini pernah menyerahkan diri ke NKRI pada tahun 2016.
Tapi dua tahun kemudian dia berulah dan melakukan serangan mematikan. Aksi itu dilakukan pada Agustus 2018. Mereka menyerang dan menembak dua anggota TNI, yakni almarhum Letda Blegur dan satu anggotanya. Kelompok ini juga melakukan perampasan senjata api.
Mereka kembali berulah pada bulan Februari 2020, melakukan penyerangan terhadap seorang prajurit TNI yang sedang mengawal pengiriman sembako.
Baca juga: Pernah Menyerahkan Diri ke NKRI, KKB Terinus Enumbi Kembali Beraksi 2 Kali Serang TNI
Kekejaman lain yang dilakukan kelompok Goliat Tabuni. Di antaranya adalah gugurnya Briptu Haedar. Briptu Hedar bersama rekannya, Bripka Alfonso, diketahui hendak mengantarkan kopi dan gula ke tempat anggota KKSB, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Selasa (12/8/2019).
Briptu Haedar meninggal setelah sempat diculik selama beberapa jam. Sedangkan, Bripka Alfonso berhasil meloloskan diri. Briptu Haedar akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka berat di bagian kepala.
Baca juga: Briptu Haedar Tewas Diduga Ditembak KKSB Pimpinan Lekagak Telenggen
Kemudian kelompok Goliat Tabuni memiliki kelompok pecahannya juga yang dipimpin oleh Terinus Enumbi. Terinus ini pernah menyerahkan diri ke NKRI pada tahun 2016.
Tapi dua tahun kemudian dia berulah dan melakukan serangan mematikan. Aksi itu dilakukan pada Agustus 2018. Mereka menyerang dan menembak dua anggota TNI, yakni almarhum Letda Blegur dan satu anggotanya. Kelompok ini juga melakukan perampasan senjata api.
Mereka kembali berulah pada bulan Februari 2020, melakukan penyerangan terhadap seorang prajurit TNI yang sedang mengawal pengiriman sembako.
Baca juga: Pernah Menyerahkan Diri ke NKRI, KKB Terinus Enumbi Kembali Beraksi 2 Kali Serang TNI
Kekejaman lain yang dilakukan kelompok Goliat Tabuni. Di antaranya adalah gugurnya Briptu Haedar. Briptu Hedar bersama rekannya, Bripka Alfonso, diketahui hendak mengantarkan kopi dan gula ke tempat anggota KKSB, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Selasa (12/8/2019).
Briptu Haedar meninggal setelah sempat diculik selama beberapa jam. Sedangkan, Bripka Alfonso berhasil meloloskan diri. Briptu Haedar akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka berat di bagian kepala.
Baca juga: Briptu Haedar Tewas Diduga Ditembak KKSB Pimpinan Lekagak Telenggen
Lihat Juga :