Kisah Soekarno saat Dibuang Belanda ke Ende karena Aktivitas Politiknya
Kamis, 18 Agustus 2022 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam perjalanannya menuju tempat pengasingan, Soekarno tidaklah sendiri. Dia bersama keluarganya berangkat dari Surabaya ke Flores dengan KM van Riebeeck. Sesampainya di Ende, mereka dibawa ke rumah pengasingan yang sudah disiapkan.
Rumah tersebut terletak di Kampung Ambugaga, Kelurahan Kotaraja. Di sana, Soekarno ditempatkan bersama Istrinya, Inggit Garnasih, Ibu Amsi yang berstatus mertuanya, serta kedua anak angkatnya, yaitu Kartika dan Ratna Juami.
Selama empat tahun di Ende, tercetus dalam pikiran Soekarno tentang dasar Negara yang nantinya dirumuskan menjadi Pancasila pada 1945.
Dalam pengasingannya tersebut, ada sebuah momen ketika Soekarno sempat menjadi pedagang kain di Ende. Adapun alasan Bung Karno berdagang karena ingin menambah penghasilan.
Seperti yang diketahui, sebagai orang pengasingan dia hanya memperoleh tunjangan dari pemerintah kolonial dengan besaran yang tak seberapa. Saat itu, Bung Karno bekerja sama dengan pengusaha tekstil asal Kota Bandung yang menjadi kenalannya.
Rumah tersebut terletak di Kampung Ambugaga, Kelurahan Kotaraja. Di sana, Soekarno ditempatkan bersama Istrinya, Inggit Garnasih, Ibu Amsi yang berstatus mertuanya, serta kedua anak angkatnya, yaitu Kartika dan Ratna Juami.
Selama empat tahun di Ende, tercetus dalam pikiran Soekarno tentang dasar Negara yang nantinya dirumuskan menjadi Pancasila pada 1945.
Dalam pengasingannya tersebut, ada sebuah momen ketika Soekarno sempat menjadi pedagang kain di Ende. Adapun alasan Bung Karno berdagang karena ingin menambah penghasilan.
Seperti yang diketahui, sebagai orang pengasingan dia hanya memperoleh tunjangan dari pemerintah kolonial dengan besaran yang tak seberapa. Saat itu, Bung Karno bekerja sama dengan pengusaha tekstil asal Kota Bandung yang menjadi kenalannya.
Lihat Juga :