Sobary: Media Kurang All Out Awasi Penanganan Pagebluk Covid-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, peran media massa sangat penting dalam mendukung, mengawasi, dan mengkritik kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Menurut Sobary, media kurang all out dalam melawan pagebluk Covid-19.
“Sering media begitu netral dan tidak memihak pada segenap kebijakan melawan pandemi ini. Media harus memihak pada politik besar melawan pandemi ini dengan kredo jurnalistik yang diciptakan khusus untuk situasi ini,” tutur Sobary.
(Baca: Pemerintah Harus Transparan soal Dana Ratusan Triliun untuk COVID-19)
Penanganan Covid-19, kata Sobary, menggunakan anggaran yang tak sedikit. Bahkan sekarang sudah mencapai Rp905 triliun. Untuk itu, semua pihak harus mengawasi pemanfaatan dana jumbo itu agar tidak terjadi penyelewengan.
“Jika terdapat unsur kongkalikong dan penyimpangan dalam penanganan pandemi ini, media harus menghajar tuntas para durjana itu sampai mereka diproses secara hukum. Langkah media ini akan menjadi teladan seluruh bangsa dan dikenang sepanjang masa,” pungkasnya.
“Sering media begitu netral dan tidak memihak pada segenap kebijakan melawan pandemi ini. Media harus memihak pada politik besar melawan pandemi ini dengan kredo jurnalistik yang diciptakan khusus untuk situasi ini,” tutur Sobary.
(Baca: Pemerintah Harus Transparan soal Dana Ratusan Triliun untuk COVID-19)
Penanganan Covid-19, kata Sobary, menggunakan anggaran yang tak sedikit. Bahkan sekarang sudah mencapai Rp905 triliun. Untuk itu, semua pihak harus mengawasi pemanfaatan dana jumbo itu agar tidak terjadi penyelewengan.
“Jika terdapat unsur kongkalikong dan penyimpangan dalam penanganan pandemi ini, media harus menghajar tuntas para durjana itu sampai mereka diproses secara hukum. Langkah media ini akan menjadi teladan seluruh bangsa dan dikenang sepanjang masa,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :