Deklarasi Koalisi Gerindra dan PKB Dipastikan Tak Akan Sebut Nama Capres-Cawapres

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:41 WIB
loading...
Deklarasi Koalisi Gerindra dan PKB Dipastikan Tak Akan Sebut Nama Capres-Cawapres
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB, Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa dalam deklarasi koalisi tersebut, ketua umum kedua partai yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar dipastikan akan hadir. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hari ini direncanakan melakukan penandatanganan piagam deklarasi koalisi dalam menyongsong pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Kegiatan ini akan digelar di Sentul Convention Center (SICC), Jawa Barat.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB, Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa dalam deklarasi koalisi tersebut, ketua umum kedua partai yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) dipastikan akan hadir. Baca juga: Prabowo: Jangan Pernah Gerindra Berkhianat kepada Rakyat

"Pak Prabowo dan Gus Muhaimin akan hadir sekaligus menyampaikan pidato di acara deklarasi pagi hari ini,” ujar pria yang akrab disapa Gus Jazil, Sabtu (13/8/2022).

Wakil Ketua MPR itu memastikan bahwa deklarasi di Sentul hari ini masih sebatas deklarasi koalisi kedua partai menuju Pilpres 2024. Sementara, soal nama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) baru akan dideklarasikan pada kesempatan berikutnya.

”Kita tidak tergesa-gesa. Masih ada waktu 1,5 tahun. Partai lain juga belum ada yang mengumumkan calonnya. Yang jelas kalau calon dari PKB dan Gerindra tidak akan keluar dari dua nama itu, Gus Muhaimin dan Pak Prabowo,” jelasnya.

Disinggung dari dua nama itu siapa yang akan diusung menjadi capres dan siapa yang cawapres, mengingat kedua partai masing-masing ingin mengusung capres, Gus Jazil menyebut hal itu merupakan persoalan mudah. Baca juga: Nilai Semua Partai Cinta Tanah Air, Prabowo: Gerindra Bisa Kerja Sama dengan Siapa Saja

"Bagaimana titik temunya nanti? Itu mudah, hanya soal teknis yang semuanya bisa dibicarakan. Namanya koalisi pasti ada kompromi-kompromi yang terbaik. Intinya satu, pasangan yang diusung harus menang,” pungkasnya.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1635 seconds (11.252#12.26)