Bawaslu Telusuri soal 98 Nama Anggota KPUD Dicatut Jadi Kader Parpol

Senin, 08 Agustus 2022 - 14:25 WIB
loading...
Bawaslu Telusuri soal...
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindaklanjuti persoalan pencatutan nama penyelenggara pemilu secara sepihak oleh partai politik. Foto/Dok.MPI
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) menindaklanjuti persoalan pencatutan nama penyelenggara pemilu secara sepihak oleh partai politik. Sebelumnya, persoalan ini telah diungkapkan oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ).

Sebanyak 98 anggota KPUD yang namanya dicatut. "Sekarang kita lagi mendata menelusuri info awal tersebut untuk kami jadikan apakah ini temuan, ataukah nanti masuk pelanggaran administrasi atau pelanggaran hukum lain,” kata Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, dikutip Senin (8/8/2022).

Sementara, Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mengamini ihwal adanya kelemahan dalam sistem informasi partai politik (Sipol) yang belum bisa mendeteksi apakah pihak-pihak bisa dilarang masuk di dalamnya.

Baca juga: 98 Nama Dicatut dalam Sipol, KPU: TMS dan Beri Kesempatan Parpol Perbaiki



“Bisa saja karena kesengajaan parpol atau memang yang bersangkutan masuk sebagai anggota parpol, bagi Bawaslu data KPU bahwa ada anggota atau staf KPU yang masuk ke Sipol, di Bawaslu juga sudah kami instruksikan untuk mendata nantinya kami secara internal akan menjadikan ini temuan,” ujar Herwyn.

Setelah ini, kata dia, Bawaslu akan menindaklanjutinya ke parpol untuk mengetahui apakah ada kesengajaan atau ada faktor lain. “Dan nantinya informasi seperti teman KPU juga akan kita koordinasi untuk tindaklanjuti. Apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan mencatut nama seseorang itu masuk ranah penanganan pelanggaran,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved