Menengok Jam Keramat Para Pengarang

Senin, 08 Agustus 2022 - 09:47 WIB
loading...
Menengok Jam Keramat...
Menengok Jam Keramat Para Pengarang
A A A
Untung Wahyudi
Lulusan UIN Sunan Ampel, Surabaya

Dalam beberapa pelatihan menulis, baik online atau offline, pemateri kerap memotivasi para peserta—yang begitu menggebu ingin belajar menulis—dengan kalimat-kalimat motivasi sebagai cambuk semangat, seperti “Menulis itu gampang” atau “Menulis itu mudah”.

Bahkan, beberapa waktu lalu di media sosial viral info kursus menulis dengan bahasa iklan yang cukup menyita perhatian warganet: “Sukses Menulis Buku dalam 24 Jam”. Benarkah menulis itu gampang?

Menulis bukan hal mudah. Bukan perkara yang secara bim slabim langsung jadi. Menulis butuh proses. Untuk mendapatkan ide, seorang penulis harus banyak membaca dari berbagai literatur seperti buku, koran, majalah, dan lainnya. Bahkan, tak jarang yang harus riset berbulan-bulan untuk satu tema tulisan yang akan digarap. Lalu, kenapa ada orang yang begitu sesumbar mengatakan kalau menulis itu mudah dan bisa dilakukan dalam waktu yang sangat singkat?

Dalam buku Melihat Pengarang Tidak Bekerja, Mahfud Ikhwan memaparkan banyak hal berkaitan dengan proses kreatif dan perjuangan pengarang atau penulis dalam melahirkan karya. Mahfud yang telah menulis sejumlah novel—di antaranya memenangkan lomba bergengsi yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) beberapa tahun lalu—menyatakan, menulis itu perbuatan baik. Sebagaimana perbuatan baik lainnya, ia akan menghadapi godaan yang mencoba menggagalkannya setiap ia ingin ditunaikan.

Menulis juga berat dan tidak segampang yang dibayangkan. Menulis butuh mood atau suasana hati dan pikiran yang nyaman. Jangan harap seorang penulis bisa melahirkan tulisan bagus, jika suasana pikirannya sedang kacau. Yang sering juga dialami penulis adalah saat idenya mentok atau buntu. Ide-ide yang sebelumnya berseliweran di dalam pikiran, tiba-tiba berhamburan dan melahirkan kemalasan-kemalasan yang membuat pikiran stagnan (halaman 36).

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menulis? Perlukah waktu-waktu khusus untuk menulis sehingga, bisa melahirkan tulisan bagus dan berkualitas? Dalam bab “Pulang, Pola, dan Mood”, Mahfud Ikhwan membongkar berbagai problematika yang kerap dirasakan oleh para pengarang, termasuk dirinya yang selama ini telah fokus menulis setelah keluar dari pekerjaan utamanya. Sebelum menjadi penulis penuh waktu, Mahfud adalah karyawan di sebuah penerbit buku-buku mata pelajaran. Saat menjadi pegawai kantoran, Mahfud mengaku menulis di saat malam hari atau di luar jam kerja dan rutinitasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Bukan Motivasi Kosong,...
Bukan Motivasi Kosong, Positivo Theory Jadi Panduan Nyata Anak Muda Bangun Masa Depan
Rustini Muhaimin Tekankan...
Rustini Muhaimin Tekankan Budaya Literasi dengan Gerakan Membaca
Prosumenesia: Era Baru...
Prosumenesia: Era Baru Konsumen Jadi Produsen Digital
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Berani Sehat, Tak Perlu...
Berani Sehat, Tak Perlu Takut Kuman
Rekomendasi
Deretan Rekor Bersejarah...
Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Berita Terkini
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved