Apresiasi Pendiri Pondok Buntet, Airlangga: Islam Rahmatan Lil Alamin, Mengedepankan Kasih Sayang

Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:49 WIB
loading...
Apresiasi Pendiri Pondok...
Ketua Umum Partai Golkar mengatakan pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan memiliki andil yang sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia. Foto/ist
A A A
CIREBON - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menuturkan sosok pendiri Pondok Buntet Pesantren Mbah Muqoyyim menyebarkan Islam dengan cara yang bisa diterima seluruh masyarakat. Menurut Airlangga, almagfurlah Mbah Muqoyyim yang bernama KH Muqoyyim bin Abdul Hadi, menggunakan metode dakwah yang sangat persuasif dan mengedepankan kasih sayang.

“Metode dakwahnya yang sangat persuasif seperti halnya para Wali Songo yang mengajarkan ajaran Islam di Jawa, bukan dengan dengan cara-cara kekerasan dan menakutkan,” tutur Airlangga saat menghadiri Haul Armarhumin, Sesepuh, dan Warga Pondok Buntet Pesantren, di Cirebon, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga: Airlangga Dorong Pesantren Lahirkan Santripreneur

Airlangga menilai, metode dakwah seperti itulah yang bisa diterima semua kalangan masyarakat di Indonesia. Menurut Ketum Golkar, wajar jika Pondok Buntet Pesantren berhasil melahirkan banyak ulama, kiai, hingga ustaz yang saat ini ikut berdakwah di seluruh Indonesia.

Di Jawa misalnya, Islam diterima, karena pada prinsipnya ajaran Islam sendiri mengandung ajaran kekeluargaan, kasih sayang, dan melarang adanya paksaan. “Islam merupakan rahmatan lil ‘alamin,” ujar Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, Islam mengajarkan kita untuk saling menghormati dan menghargai, serta menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan sosial keagamaan.

Bahkan, Islam disebarkan melalui instrumen kultural atau budaya masyarakat setempat, sehingga nilai-nilai ajaran agama Islam dapat tersebar secara efektif.

“Bukan dengan cara-cara menolak tradisi dan budaya yang positif dalam masyarakat, namun saling bersinergi secara positif membentuk nilai-nilai ajaran luhur bangsa kita,” tegas Airlangga.

Di depan seluruh warga Pondok Buntet Pesantren, Menko Perekonomian mengajak pesantren ikut mengambil peran vital untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menyambut bonus demografi 2025-2035.

Airlangga menilai, pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan memiliki andil yang sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.



Tahun 2025 hingga 2035, penduduk Indonesia memiliki usia produktif lebih banyak jumlahnya daripada penduduk berusia tidak produktif.

“Sesudah itu penduduk Indonesia akan menua dan akan kehilangan kesempatan menjadi negara maju. Kita harus kaya sebelum menua,” tutur Menko Perekonomian ini.

Airlangga berharap, seluruh pesantren bisa meneladani pendiri dan sesepuh untuk ikut andil mencetak sejarah bagi kehidupan bangsa dan negara Indonesia.

“Pesantren, memiliki peran strategis untuk mendidik dan mencetak para santri memiliki pribadi muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT disertai dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Iptek, yang dibutuhkan negara kita,” tegas Airlangga.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Rekomendasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved