Remaja yang Rentan Harus Diprioritaskan Menerima Vaksin Booster
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
"Pilihannya sudah benar, dan ini penting karena anak usia 16 tahun, bahkan 12 tahun sudah bisa dapat booster dan perlu untuk meningkatkan level proteksi. Karena tidak berbeda dengan dewasa, proteksi remaja yang timbul dari vaksin juga menurun seiring waktu," tutur Dicky.
Kendati demikian, Dicky berpendapat bahwa booster belum perlu menjadi syarat remaja dalam beraktivitas, termasuk sekolah. Pasalnya, imunitas remaja jauh lebih kuat.
Menurut dia, justru yang perlu jadi perhatian adalah booster untuk guru dan staf di sekolah yang mungkin di antara mereka lansia atau memiliki komorbid. "Yang perlu disyaratkan adalah penerapan protokol kesehatan dan sirkulasi udara di sekolah," imbuhnya.
Dirinya berharap pemerintah bisa membangun strategi komunikasi risiko yang transparan untuk meningkatkan capaian booster. Kejujuran pemerintah bukan untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat, tapi membangun kewaspadaan. "Kalau tidak jujur, orang menganggap pandemi sudah selesai," pungkasnya.
Kendati demikian, Dicky berpendapat bahwa booster belum perlu menjadi syarat remaja dalam beraktivitas, termasuk sekolah. Pasalnya, imunitas remaja jauh lebih kuat.
Menurut dia, justru yang perlu jadi perhatian adalah booster untuk guru dan staf di sekolah yang mungkin di antara mereka lansia atau memiliki komorbid. "Yang perlu disyaratkan adalah penerapan protokol kesehatan dan sirkulasi udara di sekolah," imbuhnya.
Dirinya berharap pemerintah bisa membangun strategi komunikasi risiko yang transparan untuk meningkatkan capaian booster. Kejujuran pemerintah bukan untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat, tapi membangun kewaspadaan. "Kalau tidak jujur, orang menganggap pandemi sudah selesai," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :