Ancam Reshuffle, Jokowi Balik Ditantang Ganti Dua Menko
Senin, 29 Juni 2020 - 12:42 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengancam bakal membubarkan lembaga dan mengganti para menteri dianggap gagal menangani pandemi Covid-19. Analis sosial Universitas Negeri Jakarta Ubeidillah Badrun menyebut bahwa sikap itu merupakan ekspresi emosional dan kegagalan Jokowi dalam menangani Covid-19.
"Jadi pidato Jokowi yang marah-marah itu sebenarnya ekspresi emosional dari kegagalanya sekaligus kekacauanya dalam mengendalikan para menteri dan kegagalanya mengendalikan kondisi ekonomi pada kuartal I dan II/2020 ini yang terkontraksi minus," ujar Ubeidillah dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2020).
Dalam situasi tersebut, kata Ubeidillah, Jokowi harus mengganti menteri yang menjadi beban dan berpeluang menambah kekacauan ke depan. Para menteri itu adalah Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menkumham, Menteri Ekonomi, dan Menteri Perindustrian.
(Baca: Reshuffle Kabinet Bisa Jadi Hanya Gimmick Politik Jokowi)
Selain itu, Menko Kemaritiman dan Investasi serta Menko Perekonomian juga menjadi beban Jokowi yang perlu dievaluasi dan diganti.
"Jadi pidato Jokowi yang marah-marah itu sebenarnya ekspresi emosional dari kegagalanya sekaligus kekacauanya dalam mengendalikan para menteri dan kegagalanya mengendalikan kondisi ekonomi pada kuartal I dan II/2020 ini yang terkontraksi minus," ujar Ubeidillah dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2020).
Dalam situasi tersebut, kata Ubeidillah, Jokowi harus mengganti menteri yang menjadi beban dan berpeluang menambah kekacauan ke depan. Para menteri itu adalah Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menkumham, Menteri Ekonomi, dan Menteri Perindustrian.
(Baca: Reshuffle Kabinet Bisa Jadi Hanya Gimmick Politik Jokowi)
Selain itu, Menko Kemaritiman dan Investasi serta Menko Perekonomian juga menjadi beban Jokowi yang perlu dievaluasi dan diganti.
Lihat Juga :