AHY Akui Berapa Pun Poros di Pilpres 2024 Tetap Timbulkan Polarisasi
Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Kedua AHY melanjutkan, permasalahan selanjutnya adalah politik identitas. Hal ini bukan sesuatu yang baru dam sejak dulu sudah ada, tetapi jika dieksploitasi secara berlebihan, politik agama, suku, ras dan identitas lainnya akam berbahaya.
"Ini hanya menimbulkan perpecahan di antara kita dan sentimen itu akan diteruskan ke generasi selanjutnya, anak cucu kita, costnya terlalu tinggi," jelasnya.
Terakhir kata putra sulung Presiden RI ke-6 ini, politik fitnah, hoaks, fake news, dan black campaign, yang selalu menjadi masalah bersama, membuat masyarakat tenggelam dalam tsunami informasi dan sekaligus disinformasi.
Oleh karena itu, AHY mengajak semua pihak untuk membuat sebuah mekanisme sebagai bangsa untuk melawan itu semua.
"Jangan dibiarkan, bangsa kita dihancurkan oleh perilaku buzzer-buzzer yang hanya ingin meruntuhkan persatuan di antara kita," ujarnya.
"Kalau kita berkomitmen semua itu, dua pasang, tiga pasang, empat pasang, atau berapa pun, Indonesia tidak akan pecah, dan pemilu kita berkualitas dan Indonesia akan semakin maju ke depan," sambung AHY.
AHY juga kembali menegaskan komitmennya, dalam mencegah polarisasi saat Pemilu 2024 nanti dengan terus membangun literasi politik. Khususnya kepada generasi Z yang jumlahnua 60% dari total jumlah pemilih di 2024.
"Ini hanya menimbulkan perpecahan di antara kita dan sentimen itu akan diteruskan ke generasi selanjutnya, anak cucu kita, costnya terlalu tinggi," jelasnya.
Terakhir kata putra sulung Presiden RI ke-6 ini, politik fitnah, hoaks, fake news, dan black campaign, yang selalu menjadi masalah bersama, membuat masyarakat tenggelam dalam tsunami informasi dan sekaligus disinformasi.
Oleh karena itu, AHY mengajak semua pihak untuk membuat sebuah mekanisme sebagai bangsa untuk melawan itu semua.
"Jangan dibiarkan, bangsa kita dihancurkan oleh perilaku buzzer-buzzer yang hanya ingin meruntuhkan persatuan di antara kita," ujarnya.
"Kalau kita berkomitmen semua itu, dua pasang, tiga pasang, empat pasang, atau berapa pun, Indonesia tidak akan pecah, dan pemilu kita berkualitas dan Indonesia akan semakin maju ke depan," sambung AHY.
AHY juga kembali menegaskan komitmennya, dalam mencegah polarisasi saat Pemilu 2024 nanti dengan terus membangun literasi politik. Khususnya kepada generasi Z yang jumlahnua 60% dari total jumlah pemilih di 2024.
Lihat Juga :