Kisah Pekerja WNI Korban Penyekapan di Kamboja: Kerja 16 Jam, Kerap Disiksa

Senin, 01 Agustus 2022 - 20:29 WIB
loading...
A A A
“Ya karena ingin mempekerjakan adik kami, kami bersusah payah harus menjual emas gelang. Kami serahkan kepada sang agen, 3 hari kemudian selesai lah paspor. Adik saya tanpa training segala macam, diberangkatkan. Diberangkatkan dengan nol pengalaman,” lanjut YT.

Saat tiba di Kamboja, lanjut YT, adiknya menceritakan bahwa pekerjaan yang dijalaninya cukup berat. Bahkan, sempat mendapat penyiksaan, lantaran tidak masuk kerja. Padahal, lanjut YT, adiknya tidak masuk karena sakit, setelah bekerja sekitar 16 jam.

“Sampai di sana, dia tidak sanggup bekerja seperti itu, sehingga dia sakit, tidak masuk, dan besoknya ditegur. Besoknya lagi adik saya tertidur, karena jam kerjanya 16 jam. Jadi adik saya mendapatkan penyiksaan, penyekapan selama 2 hari. Saya berharap adik saya diselamatkan, dijemput. Segera dipulangkan dalam keadaan sehat walafiat,” jelas dia.

YT mengaku tidak mengetahui secara jelas agen yang memberangkatkan adiknya. Namun, keluarganya mengetahui orang yang menawarkan pekerjaan kepada istrinya itu.

“Agen ini saya tidak kenal. Istri saya kerja di perusahaan swasta. Teman istri saya yang memperkenalkan. Kita tahu keberadaan mereka, cuma kita tidak mengambil langkah-langkah hukum. Saya serahkan sepenuhnya kepada Migrant Care,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Polri Juara 1 Kejuaraan...
Polri Juara 1 Kejuaraan Bulutangkis Polisi Asia Tenggara 2026 di Kamboja
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Berita Terkini
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved