PDIP: Idealnya Paling Banyak 3 Pasangan Capres-Cawapres di Pilpres 2024
Minggu, 31 Juli 2022 - 19:52 WIB
loading...
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut idealnya paling banyak tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berkontestasi dalam Pilpres 2024. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ), Hasto Kristiyanto menyebut idealnya paling banyak tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berkontestasi dalam pemilihan presiden ( Pilpres) 2024 . PDIP sendiri akan tetap membangun koalisi bersama parpol lain.
Hal ini diungkap Hasto saat disinggung apakah PDIP akan maju sendiri tanpa harus berkoalisi dengan parpol manapun di Pilpres 2024, mengingat partai besutan Megawati Soekarnoputri itu satu-satunya yang bisa memenuhi syarat ambang batas presiden (presidential threshold) sebesar 20%.
"Mengingat syarat-syarat menang pemilu tidak mudah, karena itu basis legitimasi seorang pemimpin nasional kita, tentu paling ideal itu 2 paslon atau 3 paslon paling banyak," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (31/7/2022).
Hasto mengisyaratkan, partainya akan tetap membentuk koalisi bersama parpol lain. Menurutnya, PDIP akan terus mengedepankan semangat gotong-royong. "PDIP mengedepankan semangat gotong royong untuk bangsa dan negara," ujarnya.
Hal ini diungkap Hasto saat disinggung apakah PDIP akan maju sendiri tanpa harus berkoalisi dengan parpol manapun di Pilpres 2024, mengingat partai besutan Megawati Soekarnoputri itu satu-satunya yang bisa memenuhi syarat ambang batas presiden (presidential threshold) sebesar 20%.
"Mengingat syarat-syarat menang pemilu tidak mudah, karena itu basis legitimasi seorang pemimpin nasional kita, tentu paling ideal itu 2 paslon atau 3 paslon paling banyak," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (31/7/2022).
Hasto mengisyaratkan, partainya akan tetap membentuk koalisi bersama parpol lain. Menurutnya, PDIP akan terus mengedepankan semangat gotong-royong. "PDIP mengedepankan semangat gotong royong untuk bangsa dan negara," ujarnya.
Lihat Juga :