Viral Lipatan Kertas Putih saat Konferensi Pers Kasus Brigadir J, Komnas HAM Beri Penjelasan
Sabtu, 30 Juli 2022 - 13:18 WIB
loading...
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam angkat bicara ihwal video viral terkait lipatan kertas putih saat konferensi pers pada Rabu 27 Juli 2022 tentang perkembangan penyelidikan tewasnya Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Komisioner Komnas HAM Choirul Anam angkat bicara ihwal video viral terkait lipatan kertas putih saat konferensi pers pada Rabu 27 Juli 2022 tentang perkembangan penyelidikan tewasnya Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat . Anam mengakui saat itu sempat menutupi data dengan melipat beberapa bagian kertas putih berisikan jejaring komunikasi dalam kasus tewasnya Brigadir J.
Ditegaskan Anam, lipatan kertas yang ditutupi itu berisikan nomor telepon keluarga yang berkaitan dengan kasus ini. Dijelaskan Anam, nomor telepon pihak keluarga atau yang berkaitan dengan perkara ini bukan untuk konsumsi publik.
Komnas HAM wajib melindungi data-data pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara ini. Terlebih, soal nomor telepon mereka.
Baca juga: Komnas HAM Klaim Kantongi Keterangan Penting soal Komunikasi Terakhir Brigadir J
"Kemarin kami tunjukkan kepada publik ketika di preskon, kami dikasih barang (jejaring komunikasi) ini loh, tapi memang barang tersebut tidak kita bukan secara keseluruhan karena untuk kepentingan tahapan-tahapan pendalaman kami," kata Anam lewat rekaman video, Sabtu (30/7/2022).
Ditegaskan Anam, lipatan kertas yang ditutupi itu berisikan nomor telepon keluarga yang berkaitan dengan kasus ini. Dijelaskan Anam, nomor telepon pihak keluarga atau yang berkaitan dengan perkara ini bukan untuk konsumsi publik.
Komnas HAM wajib melindungi data-data pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara ini. Terlebih, soal nomor telepon mereka.
Baca juga: Komnas HAM Klaim Kantongi Keterangan Penting soal Komunikasi Terakhir Brigadir J
"Kemarin kami tunjukkan kepada publik ketika di preskon, kami dikasih barang (jejaring komunikasi) ini loh, tapi memang barang tersebut tidak kita bukan secara keseluruhan karena untuk kepentingan tahapan-tahapan pendalaman kami," kata Anam lewat rekaman video, Sabtu (30/7/2022).
Lihat Juga :