Mengenal Adisucipto, Anak Penilik Sekolah yang Jadi Pelopor TNI AU

Jum'at, 29 Juli 2022 - 05:00 WIB
loading...
Mengenal Adisucipto,...
Agustinus Adisutjipto merupakan pelopor TNI AU. FOTO/WIKIPEDIA
A A A
JAKARTA - Nama Adisucipto melekat sebagai tokoh besar TNI AU . Pria bernama lengkap Agustinus Adisutjipto (ejaan baru: Adisucipto) ini lahir di Salatiga, 4 Juli 1916 dan akrab dengan sapaan Tjip.

Melansir laman resmi TNI AU, ayah Tjip adalah Roewidodarmo yang merupakan seorang pensiunan Penilik Sekolah di wilayah Salatiga. Keluarga Tjip merupakan keluarga Katolik yang sangat taat.

Adisucipto menempuh pendidikan menengah di MULO (setara SMP) dan sangat ingin mengikuti tes penerimaan siswa baru di Sekolah Penerbangan Kalijati. Namun, keinginannya itu terbentur restu sang ayah yang justru menginginkan Tjip untuk mengenyam pendidikan di AMS (setingkat dengan SMA) bagian B, Semarang.



Usai lulus, lagi-lagi ia meminta agar diperbolehkan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah militer Breda. Sayangnya, Roewidodarmo tidak juga mengizinkan dan justru menyuruh putranya itu untuk sekolah kedokteran di Jakarta.

Meskipun Tjip menuruti perkataan ayahnya dengan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Kedokteran di Jakarta, namun ia tetap mencuri kesempatan untuk mengikuti tes penerimaan di Sekolah Pendidikan Penerbangan Militer, Kalijati. Lolos dengan hasil sangat baik, Tjip pun diizinkan untuk melanjutkan sekolah penerbangannya itu oleh sang ayah. Tjip diterima sebagai kadet penerbang dan terkenal sebagai siswa cerdas serta aktif.

Saat revolusi terjadi usai kemerdekaan, Tjip pindah ke Yogyakarta. Di kota tersebut berdiri TKR Bagian Penerbangan di Markas Tertinggi TKR yang bertugas membangun serta menyusun penerbangan milter. Bagian ini jugalah yang menjadi perintis adanya penerbangan sipil.

Baca juga: Hari Bakti TNI AU Diperingati 29 Juli, Begini Sejarahnya

Kala itu, Komodor Udara R Soejardi Soerjadarma diutus menjadi kepala. Ia kemudian memanggil Tjip agar dapat membantu untuk menyusun kekuatan udara. Tjip lantas diangkat menjadi Komodor Muda Udara dan diberikan tugas di bidang pendidikan.

Mengutip laman TNI AU, Tjip diberikan perintah untuk menjadi pimpinan kesatuan operasi yang berbasis di Maguwo. Karena itu, ia disebut pula sebagai perintis utama pendidikan penerbangan di Indonesia.

Tjip gugur di usianya ke-31 tahun. Pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpanginya dan membawa bantuan berupa obat-obatan dari Palang Merah Malaya ditembak oleh tentara Belanda hingga akhirnya terjatuh. Pesawat menabrak pohon hingga patah menjadi dua bagian dan terbakar.

Peristiwa memilukan yang terjadi pada 29 Juli 1947 itu kemudian menjadi salah satu faktor terciptanya Hari Berkabung AURI. Nama itu berganti nama menjadi Hari Bakti TNI AU pada 29 Juli 1962.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Rekomendasi
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Berita Terkini
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved