Segala Pembahasan RUU Terkait Pancasila Harus Dihentikan
Minggu, 28 Juni 2020 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Ketua DPP PAN ini mengusulkan agar pembinaan ideologi Pancasila diserahkan saja kepada lembaga-lembaga yang selama ini sudah melaksanakannya. Seperti misalnya, MPR dengan program Empat Pilar Kebangsaan, BPIP dengan berbagai program pelatihan, diskusi, seminar, dan sosialisasi.
Perguruan tinggi dan sekolah-sekolah dengan mata pelajaran Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan. Serta, ormas-ormas yang selama ini terlibat aktif dalam memberikan penguatan kepada Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
“Saran saya sederhana saja. Hentikan saja semua pembicaraan soal RUU yang berkenaan dengan Pancasila. Sebab, tanpa itupun pembinaan ideologi Pancasila sudah berjalan dengan baik. Penolakan terhadap lahirnya RUU HIP adalah bukti keberhasilan Pancasila telah membumi dan berakar di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat tidak mau ada yang menyentuh dan mengaburkan nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila,” terangnya.
Karena itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menambahkan pemerintah dan DPR berkonsentrasi menangani pandemi COVID-19. Seluruh energi yang ada sudah sepatutnya diarahkan bagi penanganan masyarakat yang terpapar. Termasuk juga mengupayakan agar ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali. (Baca juga: Klarifikasi Korlap Aksi soal Accident Pembakaran Bendera PDIP )
“Saya melihat, saat ini kita semua tidak memiliki waktu untuk memperdebatkan sesuatu yang sudah bersifat final. Saatnya kita bergotong royong dan bahu-membahu membantu melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan di masa COVID-19 ini,” pungkasnya.
Perguruan tinggi dan sekolah-sekolah dengan mata pelajaran Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan. Serta, ormas-ormas yang selama ini terlibat aktif dalam memberikan penguatan kepada Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
“Saran saya sederhana saja. Hentikan saja semua pembicaraan soal RUU yang berkenaan dengan Pancasila. Sebab, tanpa itupun pembinaan ideologi Pancasila sudah berjalan dengan baik. Penolakan terhadap lahirnya RUU HIP adalah bukti keberhasilan Pancasila telah membumi dan berakar di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat tidak mau ada yang menyentuh dan mengaburkan nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila,” terangnya.
Karena itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menambahkan pemerintah dan DPR berkonsentrasi menangani pandemi COVID-19. Seluruh energi yang ada sudah sepatutnya diarahkan bagi penanganan masyarakat yang terpapar. Termasuk juga mengupayakan agar ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali. (Baca juga: Klarifikasi Korlap Aksi soal Accident Pembakaran Bendera PDIP )
“Saya melihat, saat ini kita semua tidak memiliki waktu untuk memperdebatkan sesuatu yang sudah bersifat final. Saatnya kita bergotong royong dan bahu-membahu membantu melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan di masa COVID-19 ini,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :