Buka Konferensi Studi Fatwa MUI, Kiai Marsudi Sampaikan 3 Dasar Perubahan Fatwa Jadi Budaya
Rabu, 27 Juli 2022 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
Lalu yang ketiga, lanjut dia, al-Jam'u baina Hajatil Madiyah wa Hajatir Ruhiyah. Yaitu bagaimana menyatukan antara kebutuhan materi dengan kebutuhan rohani.
Kiai Marsudi juga menjelaskan bahwa ketika fatwa sudah menjadi hukum, lalu hukum tersebut dijalankan oleh semua orang, maka lama-kelamaan akan menjadi budaya. Inilah maksud dari membumikan fatwa.
"Ketika sudah menjadi fatwa, jadi hukum, lalu dijalankan, maka akhirnya akan menjadi budaya. Kalo sudah menjadi budaya maka akan menjadi kebiasaan, ketika tidak dilaksanakan maka seakan ada sesuatu yang hilang," kata Kiai Marsudi. Baca juga: Maruf Amin: MUI Tak Usah Ikut Ribut Urusan Capres-Cawapres
Dalam kegiatan yang menjadi rankaian Milad MUI ke-47 itu, Kiai Marsudi berharap para penulis dan peneliti akan menghasilkan naqd atau kritik yang membangun bukan hiqd atau kebencian.
Kiai Marsudi juga menjelaskan bahwa ketika fatwa sudah menjadi hukum, lalu hukum tersebut dijalankan oleh semua orang, maka lama-kelamaan akan menjadi budaya. Inilah maksud dari membumikan fatwa.
"Ketika sudah menjadi fatwa, jadi hukum, lalu dijalankan, maka akhirnya akan menjadi budaya. Kalo sudah menjadi budaya maka akan menjadi kebiasaan, ketika tidak dilaksanakan maka seakan ada sesuatu yang hilang," kata Kiai Marsudi. Baca juga: Maruf Amin: MUI Tak Usah Ikut Ribut Urusan Capres-Cawapres
Dalam kegiatan yang menjadi rankaian Milad MUI ke-47 itu, Kiai Marsudi berharap para penulis dan peneliti akan menghasilkan naqd atau kritik yang membangun bukan hiqd atau kebencian.
(kri)
Lihat Juga :