DPR Setujui Kenaikkan Dana Bantuan Operasional Pesantren
Sabtu, 27 Juni 2020 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Selain BOP, lanjut Fachrul, Kemenag tahun depan juga tetap memberikan beasiswa kuliah bagi santri berprestasi. Saat ini, Kemenag membina 767 santri yang sedang kuliah dengan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Tahun depan, akan dialokasikan kembali beasiswa untuk 250 santri.
"Tidak kurang Rp36 miliar akan dialokasikan untuk mengafirmasi akses para santri kuliah di perguruan tinggi terbaik, baik yang sedang berjalan maupun untuk penerimaan baru tahun depan," tandasnya.
Kemenag juga bekerja sama dengan LPDP untuk memberi beasiswa S2 dan S3 kepada santri, baik di dalam maupun luar negeri. Setiap tahun ada 100 hingga 150 santri yang mendapatkan beasiswa tersebut.
Di lingkungan Kemenag sendiri, lanjut Menag, pembahasan tentang upaya peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, termasuk pesantren dan madrasah, menjadi santapan harian di setiap rapat dan diskusi. "Hampir setiap ada rapat kabinet atau antar-kementerian, pasti topik utama yang diangkat tidak keluar dari bantuan kepada madrasah dan pesantren," ungkapnya.
Perhatian dan kepedulian yang sama juga diberikan oleh masing-masing Ditjen Bimbingan Masyarakat kepada para siswa lembaga pendidikan agama dan keagamaan lainnya. "Dengan dorongan dan kepedulian yang sama dari Komisi VIII, Insya Allah masa depan para santri, siswa madrasah, dan seluruh generasi muda bangsa dari berbagai agama akan semakin baik, walaupun situasi keuangan negara masih terbatas untuk dapat memberi dukungan optimal," tandasnya.
"Tidak kurang Rp36 miliar akan dialokasikan untuk mengafirmasi akses para santri kuliah di perguruan tinggi terbaik, baik yang sedang berjalan maupun untuk penerimaan baru tahun depan," tandasnya.
Kemenag juga bekerja sama dengan LPDP untuk memberi beasiswa S2 dan S3 kepada santri, baik di dalam maupun luar negeri. Setiap tahun ada 100 hingga 150 santri yang mendapatkan beasiswa tersebut.
Di lingkungan Kemenag sendiri, lanjut Menag, pembahasan tentang upaya peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, termasuk pesantren dan madrasah, menjadi santapan harian di setiap rapat dan diskusi. "Hampir setiap ada rapat kabinet atau antar-kementerian, pasti topik utama yang diangkat tidak keluar dari bantuan kepada madrasah dan pesantren," ungkapnya.
Perhatian dan kepedulian yang sama juga diberikan oleh masing-masing Ditjen Bimbingan Masyarakat kepada para siswa lembaga pendidikan agama dan keagamaan lainnya. "Dengan dorongan dan kepedulian yang sama dari Komisi VIII, Insya Allah masa depan para santri, siswa madrasah, dan seluruh generasi muda bangsa dari berbagai agama akan semakin baik, walaupun situasi keuangan negara masih terbatas untuk dapat memberi dukungan optimal," tandasnya.
(nbs)
Lihat Juga :