Pancasila sebagai Ideologi Terbuka, Simak Penjelasannya

Jum'at, 22 Juli 2022 - 14:35 WIB
loading...
Pancasila sebagai Ideologi...
Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pancasila merupakan bentuk ideologi negara Indonesia yang terwujud dari berbagai nilai yang ada dalam kehidupan masyarakat. Karena itu ideologi tersebut sangat menentukan pribadi suatu bangsa.

Pada masa modern kini yang terkenal memiliki dinamisasi dan transformasi tinggi membutuhkan ideologi negara terbuka yang bisa menyesuaikan nilai dalam masyarakat terhadap perkembangan zaman.

Pancasila sebagai ideologi terbuka selalu berkembang seiring berjalannya waktu dan memiliki sifat tidak kaku, dinamis dan reformatif serta mampu beradaptasi dengan tujuan untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Baca juga: BPIP Tegaskan Pancasila Harus Menjadi Prinsip Dasar Aparatur Sipil Negara

Itulah sebab mengapa ideologi terbuka dapat mengatasi problematika yang sering muncul sesuai dengan pedoman dan idealisme yang dipercaya. Tidak hanya itu, Pancasila sebagai ideologi terbuka juga memiliki beberapa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yaitu sebagai berikut :

1. Nilai Dasar

Nilai ini bersifat tetap dan tak berubah yang ada di dalam ideologi. Nilai ini diantaranya adalah ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.

Baca juga: Akademisi UI: Pancasila Harus Jadi Landasan Geopolitik Nasional

Hal tersebut merupakan inti dari sila dalam Pancasila. Karena itu dalam UUD 1945 yang merupakan norma dasar dan sumber hukum negara Indonesia terdapat Pancasila dalam pembukaannya.

2. Nilai Instrumental

Nilai ini merupakan sebuah arahan, kebijakan, sasaran dan lembaga-lembaga pelaksanaanya. Penjabaran dalam nilai instrumental ini lebih dari nilai dasar.

Seperti penjelasan tentang nilai Pancasila dalam UUD 1945, Ketetapan MPR dan peraturan perundang-undangan. Hal ini merupakan penyesuaian dalam pelaksanaan ideologi negara.

Misalnya seperti, GBHN yang selalu disesuaikan dalam rentang lima tahun sekali. Begitu juga aspirasi masyarakat, undang-undang dan lembaga-lembaga pelaksana.

3. Nilai Praksis

Nilai praksis merupakan nilai yang dilaksanakan dalam realitas. Nilai etika dan moral masuk ke dalam nilai praksis pancasila.

Nilai yang merupakan perwujudan dari nilai-nilai instrumental dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara ini memperlihatkan Pancasila yang selalu berkembang dan bisa beradaptasi dengan perubahan, bahkan perbaikan sesuai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang tumbuh dalam masyarakat.

Sebagai pribadi bangsa, Pancasila menjadi cerminan mental serta perilaku anak bangsa serta para pemimpin dan negarawan Indonesia.

Pancasila sebagai ideologi terbuka juga memiliki dimensi yang menunjukkan bahwa keberadaan ideologi ini adalah nyata dan bukanlah sistem ide belaka.

Terdapat 3 dimensi Pancasila sebagai ideologi terbuka, di antaranya :

1. Dimensi Pancasila Idealistas

Idealisme dalam dimensi ini dapat memberikan harapan, semangat dan motivasi bagi masyarakat dalam tujuan mewujudkan cita-cita bersama.

2. Dimensi Pancasila Normatif

Sebagai ideologi bangsa yang tertera dalam UUD 1945 mengartikan bahwa Pncasila merupakan pokok kaidah fundamental dan merupakan norma tertib hukum tertinggi di Indonesia.

3. Dimensi Realitas

Dimensi ini bermaksud bahwa nilai yang ada dalam Pancasila bersumber dari masyarakat dan hidup dalam masyarakat itu sendiri. Pancasila juga harus dijabarkan masyarakat secara konkret dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
Rekomendasi
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved