Perempuan PAN Didorong Persiapkan Diri Hadapi Pemilu 2024
Kamis, 21 Juli 2022 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Workshop Politik PUAN ini dibuka Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan penutupan oleh Sekjen PAN Eddy Soeparno. Acara ini juga menghadirkan sejumlah pembicara yaitu Betty Epsilon Idroos (KPU), Lolly Suhenty (Bawaslu), Prof Siti Zuhro (BRIN), Toto Izul Fattah (LSI), Zita Anjani (Ketua BSN), Yandri Susanto (Ketua KPPN), Saleh Daulay (Ketua Fraksi PAN).
Zulkifli Hasan mengapresiasi kerja politik DPP PUAN. "Saya berharap, peserta yang mengikuti pelatihan ini menjadi kader terbaik yang dapat berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara," katanya.
Zulhas kembali mengatakan komitmen PAN untuk lebih mendukung keterwakilan perempuan dalam politik, mulai dari tingkat cabang hingga tingkat pusat. "Di PAN kami sudah membuat kebijakan untuk pengurus harian sekurang-kurangnya 30% perempuan. Tapi ke depan, tentu kami akan memperjuangkan agar caleg perempuan bisa berada di nomor urut atas," katanya.
Di tempat yang sama, pengamat politik Siti Zuhro menegaskan etika politik sangat penting bagi perpolitikan di Indonesia, terutama dalam kehidupan bernegara dan berbangsa agar nuansa politik lebih sehat dan rasional. Hal ini penting mengingat bangsa ini bangsa timur, bukan barat.
"Bangsa timur sangat kental dengan tata nilai, norma-norma dalam kehidupannya. Karena itu, demokrasi yang dikembangkan juga harus bermoral, sesuai jati diri dan nilai luhur bangsa kita," ujarnya.
Zulkifli Hasan mengapresiasi kerja politik DPP PUAN. "Saya berharap, peserta yang mengikuti pelatihan ini menjadi kader terbaik yang dapat berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara," katanya.
Zulhas kembali mengatakan komitmen PAN untuk lebih mendukung keterwakilan perempuan dalam politik, mulai dari tingkat cabang hingga tingkat pusat. "Di PAN kami sudah membuat kebijakan untuk pengurus harian sekurang-kurangnya 30% perempuan. Tapi ke depan, tentu kami akan memperjuangkan agar caleg perempuan bisa berada di nomor urut atas," katanya.
Di tempat yang sama, pengamat politik Siti Zuhro menegaskan etika politik sangat penting bagi perpolitikan di Indonesia, terutama dalam kehidupan bernegara dan berbangsa agar nuansa politik lebih sehat dan rasional. Hal ini penting mengingat bangsa ini bangsa timur, bukan barat.
"Bangsa timur sangat kental dengan tata nilai, norma-norma dalam kehidupannya. Karena itu, demokrasi yang dikembangkan juga harus bermoral, sesuai jati diri dan nilai luhur bangsa kita," ujarnya.
Lihat Juga :