Sekjen PDIP Minta Aktor Intelektual Peristiwa Kudatuli 1996 Diusut
Kamis, 21 Juli 2022 - 11:13 WIB
loading...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kudatuli adalah peristiwa kelam sekaligus titik balik kemenangan arus bawah di masa Orde Baru. Foto: MNC/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuntut aktor intelektual peristiwa berdarah penyerangan dan pengambilan paksa Kantor Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 27 Juli 1996 diusut tuntas. Ini disampaikan Hasto dalam diskusi publik memperingati 26 Tahun Peristiwa 27 Juli di Kantor DPP PDIP Menteng Jakarta Pusat.
"Mengapa kasus 27 Juli sejak 26 tahun lalu sampai sekarang tidak ada kejelasan atas suatu tragedi kemanusiaan yang seharusnya pemerintah tidak boleh abai," ujar Hasto.
Baca juga: Pandangan Sejarawan Terkait Peristiwa Kudatuli dan Orde Baru
Ia menyebutkan peristiwa yang dikenal sebagai Kudatuli itu bukan hanya sisi kelam bagi PDIP namun juga merupakan kebangkitan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut.
"Sebagai Partai Demokrasi yang sah dan diakui UU, ada upaya skenario dari pemerintah untuk membendung kekuatan arus bawah. Kekuatan arus bawah tidak bisa ditahan oleh rezim otoriter Orde Baru," kata Hasto.
"Mengapa kasus 27 Juli sejak 26 tahun lalu sampai sekarang tidak ada kejelasan atas suatu tragedi kemanusiaan yang seharusnya pemerintah tidak boleh abai," ujar Hasto.
Baca juga: Pandangan Sejarawan Terkait Peristiwa Kudatuli dan Orde Baru
Ia menyebutkan peristiwa yang dikenal sebagai Kudatuli itu bukan hanya sisi kelam bagi PDIP namun juga merupakan kebangkitan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut.
"Sebagai Partai Demokrasi yang sah dan diakui UU, ada upaya skenario dari pemerintah untuk membendung kekuatan arus bawah. Kekuatan arus bawah tidak bisa ditahan oleh rezim otoriter Orde Baru," kata Hasto.
Lihat Juga :