Urgensi CEPA UEA-RI dan Peran Uni Emirat Arab dalam G20

Rabu, 20 Juli 2022 - 17:46 WIB
loading...
A A A
Indonesia adalah mitra alami bagi UEA di berbagai bidang. Kami berbagi ekonomi yang terus berkembang pesat, selain juga relasi bisnis, budaya, dan diplomatik yang mendalam. Perdagangan antarnegara kita juga terus berkembang pesat, dengan perdagangan bilateral nonmigas mencapai USD3 miliar pada 2021, naik 62% pada 2020 dan 17% pada 2019. Kami telah berkolaborasi erat dalam berbagai proyek strategis, bahkan termasuk yang terbesar di dunia. Misalnya, pembangkit listrik tenaga surya terapung (PLTS) Cirata. UEA juga menjanjikan USD10 miliar kepada Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang baru. Di sisi lain, pemerintah Indonesia menjadi penerbit sukuk atau obligasi syariah terbesar di Nasdaq Dubai pada Mei 2019.

Selain itu, CEPA UEA-Indonesia akan membuka potensi Koridor Selatan-Selatan di Afrika, Timur Tengah, dan Asia, mempercepat pergeseran menuju ekonomi berkembang di seluruh kawasan ini. Bagi perusahaan Indonesia, tersedia lingkungan bisnis yang menjanjikan di UEA, lokasinya yang strategis, kemampuan logistik, sekaligus akses ke pasar di Afrika dan Eropa yang menawarkan prospek tak terbatas untuk berkembang secara regional dan global.

Dalam banyak hal, CEPA UEA-Indonesia mencerminkan banyak kepentingan, nilai, dan cita-cita bersama kedua negara, yang berasal dari sejarah kita sebagai negara mayoritas muslim dengan populasi muda, multi-etnis, multi-agama dan sejarah perdagangan yang kuat. Kepentingan dan nilai bersama kita berarti bahwa kedua negara memiliki pendekatan yang sama terhadap isu-isu kritis dalam agenda ekonomi global. Sebagai negara tamu dalam Presidensi G-20 Indonesia, UEA berharap dapat mendukung upaya Indonesia dan secara kolaboratif mencari solusi untuk sejumlah tantangan global yang paling mendesak bersama anggota komunitas internasional.

Banyak bidang yang penting bagi Indonesia dan masyarakat global, sekaligus juga sangat penting bagi kita. Misalnya, terkait dengan perubahan iklim, di mana hal ini juga sejalan dengan tujuan Presidensi Indonesia dalam G-20, UEA berencana untuk menjembatani kesenjangan antara negara berkembang dan negara maju, menyoroti negara yang paling rentan terhadap perubahan iklim, memastikan terjaminnya komitmen keuangan, dan memobilisasi solusi keuangan dan teknologi dengan tujuan menciptakan paradigma ekonomi rendah karbon yang baru.

UEA berterima kasih kepada Republik Indonesia atas undangannya untuk berpartisipasi dalam KTT G-20 2022, sebagai tindak lanjut dari partisipasi kami sebagai tamu undangan Arab Saudi di G-20, dua tahun lalu. Kami berbagi sejumlah prioritas G20 dalam presidensi Indonesia, seperti kesehatan global, transformasi digital, ketahanan pangan, dan transisi energi berkelanjutan, yang merupakan isu-isu yang saat ini menjadi perhatian global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
Akhiri Kunjungan ke...
Akhiri Kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Indonesia dan Prancis...
Indonesia dan Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Energi hingga Pendidikan
Bertemu Macron, Prabowo:...
Bertemu Macron, Prabowo: Indonesia Jadi Negara Asia Pertama yang Ikut Defile di Eropa
Prabowo Tiba di Paris,...
Prabowo Tiba di Paris, Perkuat Kerja Sama Super Strategis dengan Prancis
Prabowo Kembali Lawatan...
Prabowo Kembali Lawatan ke Prancis, Akan Bertemu Presiden Macron?
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved