Ungkap Permintaan Pelaku Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno: Butuh Pemimpin yang Menangkap Aspirasi

Sabtu, 16 Juli 2022 - 20:06 WIB
loading...
Ungkap Permintaan Pelaku...
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) imbas pandemi Covid-19 menjadi tanggung jawab seluruh pihak.Foto/MNC Media
A A A
SEMARANG - Pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) imbas pandemi Covid-19 menjadi tanggung jawab seluruh pihak. Terlebih penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno ketika meninjau Kelana Nusantara di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/7/2022). Baca juga: Sandiaga Uno: Manakarra Fair 2022 Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata & Ekraf Sulbar

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengaku menampung beragam aspirasi, mulai dari keluh kesah hingga harapan para pelaku parekraf. Berdasarkan diskusi, para pelaku parekraf katanya membutuhkan sosok kepemimpinan yang bisa menangkap aspirasi dari pelaku ekonomi kreatif, mendengar langsung dan memberikan solusi terhadap permasalahan inti yang dihadapi.

"Mulai dari informasi yang sangat simpel, seperti informasi tentang event-event yang sudah dan akan dirancang Kota Semarang sampai terhadap kegiatan kolaborasi yang ingin kita hadirkan dalam beberapa tahun ke depan," jelas Sandiaga.

Oleh karena itu, kerja sama seluruh pihak sangat dibutuhkan. Mengingat, pihaknya menargetkan penciptaan lapangan kerja baru sebanyak 1,1 juta lapangan kerja pada tahun 2022 dan sebanyak 3,4 juta lapangan kerja baru pada tahun 2024.

"Pengalaman saya sebagai seorang chief economy officer merasa bahwa kita harus bergandengan tangan dan pemerintahan Pak Jokowi selama beberapa tahun ini Alhamdulillah sudah mencapai kemajuan luar biasa," tutur Sandiaga.

"Tapi masih banyak teman-teman kita yang belum mendapatkan penghasilan, pekerjaan dan juga dengan adanya ancaman inflasi, harga-harga yang semakin meningkat kita harus mampu untuk menghadirkan sesuatu solusi yang konkret-yang bisa dirasakan masyarakat," sambungnya.

Fenomena keberadaan anak-anak Sudirman Citayam Bojonggede Depok (SCBD) di kawasan Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat menjadi bukti besarnya peluang usaha dalam sektor ekonomi kreatif.

Kegiatan anak-anak yang berubah menjadi ajang peragaan busana yang dikenal dengan nama Fashion Show SCBD itu, katanya menggerakkan ekonomi. Sejurus dengan hal tersebut, menurutnya ajang Fashion Show dapat digelar di Kota Lama Semarang.

Dengan begitu, para pelaku ekonomi kreatif dari kota lain, seperti Wonosobo, Grobogan, Tegal atau lainnya bisa bergabung dalam satu pagelaran. Baca juga: Sandiaga Uno Berharap Olahan Jagung Gorontalo Punya Daya Saing di Kancah Global!

"Sudah disampaikan dan kami akan mendukung, karena kami yakin kalau Paris punya fashion week kalau New York punya fashion week, Semarang ini suatu kota kebanggaan yang mempunyai ikonik yang kita miliki, yang harus juga mempunyai fashion week yang mengakomodasi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya bidang fesyen di seluruh wilayah Indonesia," tutupnya bersemangat.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Cerita Sandi Uno Maju...
Cerita Sandi Uno Maju Pilgub Jakarta, Sempat Tak Pede Lawan AHY dan Ditolak Usulkan Anies Jadi Cagub
Dukung Kesetaraan dan...
Dukung Kesetaraan dan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Resmikan Ruang Kreatif Difabel
Kukuhkan Pengurus IHTS,...
Kukuhkan Pengurus IHTS, Sandi Uno: Pariwisata Kesehatan Buka Lapangan Kerja
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Rekomendasi
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Berita Terkini
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved