Antisipasi Isu SARA dan Politik Identitas, Ini Sejumlah Langkah dari Bawaslu
Sabtu, 16 Juli 2022 - 13:06 WIB
loading...
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mencegah penyebaran politik identitas dan isu mengenai SARA. FOTO/BAWASLU
A
A
A
JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Herwyn JH Malonda menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mencegah penyebaran politik identitas dan isu mengenai suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Menurutnya, maraknya politik identitas dengan isu SARA tersebut muncul akibat beberapa factor yang beberapa di antaranya akibat belum tuntasnya toleransi, adanya ketimpangan sosial ekonomi, dan adanya rekayasa elite politik.
"Salah satu alat ukur demokrasi berjalan dengan baik adalah terhindar dari penyelenggaran pemilu yang mengedepankan isu SARA dan politik identitas baik saat pemilu maupun pemilihan (pemilihan pemerintah daerah) tahun 2024," katanya sebagaimana dikutip dari laman Bawaslu, Sabtu (16/7/2022).
Dia menyebutkan langkah antisipasi pertama yang dilakukan Bawaslu dengan menjalin kerja sama dengan platform media sosial dan kementerian dan lembaga negara terkait. Kedua, melakukan pendekatan ke kelompok atau komunitas hingga paling bawah guna mencegah adanya kampanye yang menggunakan isu SARA dan politik identitas.
Baca juga: Cawapres Airlangga dari KIB Diharapkan Punya Kemampuan Hilangkan Politik Identitas
Adapun, bentuk penindakan Bawaslu terkait kampanye bermuatan politik identitas, katanya, dengan menurunkannya dari media sosial (take down) agar berita tersebut tidak tersebar.
"Salah satu alat ukur demokrasi berjalan dengan baik adalah terhindar dari penyelenggaran pemilu yang mengedepankan isu SARA dan politik identitas baik saat pemilu maupun pemilihan (pemilihan pemerintah daerah) tahun 2024," katanya sebagaimana dikutip dari laman Bawaslu, Sabtu (16/7/2022).
Dia menyebutkan langkah antisipasi pertama yang dilakukan Bawaslu dengan menjalin kerja sama dengan platform media sosial dan kementerian dan lembaga negara terkait. Kedua, melakukan pendekatan ke kelompok atau komunitas hingga paling bawah guna mencegah adanya kampanye yang menggunakan isu SARA dan politik identitas.
Baca juga: Cawapres Airlangga dari KIB Diharapkan Punya Kemampuan Hilangkan Politik Identitas
Adapun, bentuk penindakan Bawaslu terkait kampanye bermuatan politik identitas, katanya, dengan menurunkannya dari media sosial (take down) agar berita tersebut tidak tersebar.
Lihat Juga :