Kisah Jenderal Hoegeng, Lolos dari Berondongan Sniper hingga Pura-pura Jadi Monyet

Sabtu, 16 Juli 2022 - 06:21 WIB
loading...
Kisah Jenderal Hoegeng,...
Kisah Jenderal Hoegeng yang sempat diburu oleh sniper atau penembak jitu hingga pernah pura-pura menjadi seekor monyet akan diulas dalam artikel ini. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kisah Jenderal Hoegeng yang sempat diburu oleh sniper atau penembak jitu hingga pernah pura-pura menjadi seekor monyet akan diulas dalam artikel ini. Diketahui, Hoegeng pernah bertugas di Medan.

Hoegeng saat diberi tahu akan menjadi Kepala Direktorat Reserse dan Kriminal (Ditserse dan Kriminal) Kantor Kepolisian Provinsi Sumatera Utara pun menyambutnya dengan antusias. Pasalnya, bertugas di Medan saat itu bagi seorang polisi muda yang baru merintis karier merupakan hal yang tak mudah.

Sebab, Medan waktu itu dikenal bukan sebagai wilayah kerja yang enteng, terutama bagi polisi yang jujur dan tak mau kompromi, tetapi banyak yang menggiurkan sehingga melanggar hukum. Berbagai kasus kejahatan di Medan marak saat itu.

Kisah Jenderal Hoegeng, Lolos dari Berondongan Sniper hingga Pura-pura Jadi Monyet

Hoegeng di meja kerjanya saat menjadi Kapolri. Foto/Dok Keluarga Hoegeng

Baca juga: Kisah Jenderal Hoegeng Ledek Bung Karno soal Nama

Di antaranya, smokel (penyelundupan) berbagai barang masuk ke Indonesia maupun keluar negeri melalui pelabuhan dan perairan, perjudian, perampokan, serta suap menyuap dari kalangan pengusaha kepada aparat negara. Diduga, banyak oknum-oknum aparat penegak hukum seperti polisi atau tentara menjadi backing kasus perjudian dan penyelundupan kala itu.

Bahkan, sekelompok oknum militer di Sumatera Utara yang kecewa dengan pusat pernah melakukan penyelundupan senjata. Mereka melakukan penyelundupan senjata untuk melawan pemerintah pusat dengan membentuk Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PPRI) yang tujuannya untuk melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ujian pertama sebagai polisi dihadapi saat Hoegeng bersama keluarganya tiba di Pelabuhan Belawan, Medan. Saat itu, seorang pengusaha keturunan China bertubuh gemuk menyambut kedatangan Hoegeng bersama keluarga.

Kisah Jenderal Hoegeng, Lolos dari Berondongan Sniper hingga Pura-pura Jadi Monyet

Sekitar tahun 2003 sebelum meninggal, Hoegeng berfoto bersama istrinya, Meri. Foto/Dok.Keluarga Hoegeng

Baca: Kisah Jenderal Hoegeng Tertawa Terpingkal-pingkal saat Rumahnya Disatroni Maling

Seorang pengusaha itu mengaku sebagai ketua "Panitia Selamat Datang", panitia yang khusus dibentuk oleh sejumlah pengusaha Medan untuk menyambut kedatangan Hoegeng. Pengusaha itu memberitahukan bahwa mereka sudah menyediakan rumah dan kendaraan untuk Hoegeng dan keluarganya selama bertugas di Medan.

Bahkan, para panitia penyambutan sudah menyiapkan sebuah hotel untuk Hoegeng dan keluarga. Namun, Hoegeng menolak secara halus dengan menyatakan supaya barang tersebut disimpan saja dulu.

Demikian juga tawaran mengantarnya ke sebuah hotel. Kata Hoegeng kala itu, jika memang diperlukan, dia akan segera menghubungi. Kemudian, pengusaha itu menitipkan kartu nama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Kombes Pol M...
Profil Kombes Pol M Arsal, Perwira Bareskrim yang Masuk Tiga Besar Hoegeng Awards
Terbitkan Buku Politik...
Terbitkan Buku Politik Hukum Kepolisian, Eks Kapolri: Masukan untuk RUU Polri
Putri Mantan Kapolri...
Putri Mantan Kapolri Hijrah ke Partainya Kaesang
Diiringi Tembakan Salvo,...
Diiringi Tembakan Salvo, Meriyati Hoegeng Dikebumikan di Samping Makam Jenderal Hoegeng
Meriyati Roeslani Akan...
Meriyati Roeslani Akan Dimakamkan di Sebelah Makam Jenderal Hoegeng
Ucapan Duka Cita Megawati...
Ucapan Duka Cita Megawati dari Abu Dhabi saat Dengar Kabar Istri Hoegeng Wafat
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Polisi Tangkap Bripka...
Polisi Tangkap Bripka Dedy Wiratama yang Jadi Sniper di Kampung Narkoba Samarinda
Jenazah Meriyati Roeslani...
Jenazah Meriyati Roeslani Istri Jenderal Hoegeng Tiba di Rumah Duka
Rekomendasi
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Berita Terkini
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved