Survei Sebut PPP di Posisi Sembilan, Lolos Pemilu 2024 Butuh Kerja Keras
Selasa, 12 Juli 2022 - 23:15 WIB
loading...
Elektabilitas PPP semakin terus menurun. Penurunan itu berdasarkan hasil temuan survei Nasional Parameter Politik Indonesia. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) semakin terus menurun. Penurunan itu berdasarkan hasil temuan survei Nasional Parameter Politik Indonesia.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, PPP membutuhkan kerja keras. Karena, kata dia, saat ini elektabilitasnya terus menurun berada di urutan sembilan dan angka 2,9 persen. Baca juga: Salip Elektabilitas PPP dan Nasdem di Jabar, Perindo: Modal Dasar untuk Konsolidasi Partai
“Kami memberikan pertanyaan ke responden jika Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dilakukan hari ini, partai apa yang dipilih. Hasilnya PPP memiliki urutan ke-sembilan,” kata Adi di Jakarta, Selasa (12/7/2022).
Adi mengungkapkan, delapan partai yang menempati urutan di atas PPP adalah PDIP 19,9 persen, disusul Gerindra 12,1 persen, Golkar 10,7 persen, PKB 9,3 persen, Demokrat 8,8 persen, PKS 7,6 persen, Nasdem 6,3 persen, dan PAN 4,5 persen.
Menurut Adi, jika dibandingkan partai lain yang lolos ke Senayan (DPR), PPP butuh perjuangan untuk kembali lolos ke Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sebab, diketahui ambang batas atau Parliamentary Threshold ada di angka empat persen.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, PPP membutuhkan kerja keras. Karena, kata dia, saat ini elektabilitasnya terus menurun berada di urutan sembilan dan angka 2,9 persen. Baca juga: Salip Elektabilitas PPP dan Nasdem di Jabar, Perindo: Modal Dasar untuk Konsolidasi Partai
“Kami memberikan pertanyaan ke responden jika Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dilakukan hari ini, partai apa yang dipilih. Hasilnya PPP memiliki urutan ke-sembilan,” kata Adi di Jakarta, Selasa (12/7/2022).
Adi mengungkapkan, delapan partai yang menempati urutan di atas PPP adalah PDIP 19,9 persen, disusul Gerindra 12,1 persen, Golkar 10,7 persen, PKB 9,3 persen, Demokrat 8,8 persen, PKS 7,6 persen, Nasdem 6,3 persen, dan PAN 4,5 persen.
Menurut Adi, jika dibandingkan partai lain yang lolos ke Senayan (DPR), PPP butuh perjuangan untuk kembali lolos ke Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sebab, diketahui ambang batas atau Parliamentary Threshold ada di angka empat persen.
Lihat Juga :