Hewan Kurban yang Beredar Hanya dari Zona Hijau Penyakit Mulut dan Kuku

Jum'at, 08 Juli 2022 - 17:09 WIB
loading...
Hewan Kurban yang Beredar...
Hewan kurban yang beredar di masyarakat hanya dari zona hijau penyakit mulut dan kuku (PMK). Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Hewan kurban yang beredar di masyarakat hanya dari zona hijau penyakit mulut dan kuku ( PMK ). Sedangkan hewan ternak yang berada di daerah zona merah PMK sudah dilockdown dan dalam pengawasan ketat petugas Kementerian Pertanian (Kementan) dan Satgas PMK.

Hal tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan hewan kurban yang beredar di masyarakat. "Penangganan PMK oleh pemerintah saat ini sudah masuk fase vaksinasi dan kita berharap PMK bisa kita segera atasi. Kita ingin sampaikan, Insya Allah Idul kurban tahun ini bisa kita lalui dengan baik," kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri, Jumat (8/7/2022).

Saat ini, memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat menjadi isu sangat penting selain soal kecukupan. Hewan ternak yang dikirim dari daerah sentra sudah mendapat tindakan karantina guna memastikan sapi sehat, aman, dan bebas dari PMK.

Baca juga: Kementan Catat Akibat PMK 334.213 Hewan Ternak Sakit dan 2.126 Mati



Selain itu, telah memiliki Sertifikat Kesehatan Hewan (SKH) dari Badan Karantina Daerah. Pada Idul Adha tahun ini, Kementan mencatat kebutuhan hewan kurban mencapai 1,8 juta atau meningkat 11-13%. "Insya Allah bisa kita penuhi dari sentra ternak yang ada di zona hijau," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kesehatan Masyarakat Veterinar, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Syamsul Ma'rif menjelaskan, setiap penyembelihan hewan kurban harus memperhatikan instruksi dan arahan dari petugas kesehatan hewan, termasuk pada saat daging kurban akan dibagikan. Petugas bakal menentukan apakah hewan ternak layak atau tidak untuk dikurban.

"Kalau kita temukan si hewan sakit berat, saya sarankan agar jangan dipotong dulu. Ini untuk ketentraman batin si hewan," tuturnya.

Masyarakat yang mendapat daging kurban diharapkan agar peka terhadap kebersihan. Sebaiknya daging disimpan di lemari es sampai 24 jam, kemudian dipindahkan ke freezer.

"Atau direbus sekalian. Jangan dicuci dulu. Kemudian, begitu mendapatkan daging, plastiknya jangan dibuang sembarangan, kalau bisa rendam dulu dengan detergen atau disinfektan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Aliyah Rizq Raih Pengakuan...
Aliyah Rizq Raih Pengakuan Asean dan Asia Records lewat Asia Mega Qurban 2026
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Kurban, Filantropi,...
Kurban, Filantropi, dan Cara Baru Merawat Sesama
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Lewat Program TJSL,...
Lewat Program TJSL, IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
Rekomendasi
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved