Pengamat: Akan Seru jika Gerindra-PKB Ajak PDIP Koalisi

Jum'at, 08 Juli 2022 - 10:29 WIB
loading...
Pengamat: Akan Seru...
Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kolisi yang dibentuk Partai Gerindra dan PKB sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold. Tinggal mendeklarasikan siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

"Kalau enggak mau nambah lagi enggak masalah, sudah cukup. Yang perlu jadi isu kapan deklarasi ini pasangan," kata Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio saat dihubungi, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Soal Koalisi Indonesia Bersatu, Fahri Hamzah: Koalisi Ujug-ujug Harus Dihentikan

Namun, menurut pria yang akrab disapa Hensat ini, akan menjadi seru jika kemudian Partai Gerindra dan PKB ini mengajak PDIP untuk bergabung. Bagaimana pun, PDIP tidak bisa sendirian dan menurut survei KedaiKOPI akan kalah jika tidak berkoalisi.

"PDIP juga perlu teman koalisi, tidak bisa sendirian. Kalau menurut survei KedaiKOPI dia kalah, nah apakah kemudian Gerindra-PKB juga akan mengajak PDIP? Ini yang seru," ujarnya.

Pendiri lembaga riset KedaiKOPI ini melihat, yang menjadi seru jika hal itu terjadi adalah bagaimana capres-cawapres yang kelak diusung oleh koalisi ini. Bisa Prabowo Subianto-Puan Maharani, sebaliknya, atau mungkin Puan Maharani-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

"Kalau ini terjadi bisa-bisa Prabowo-Puan, atau Puan-Prabowo atau Puan-Cak Imin, gitu kira-kira," terang Hensat.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Gerindra Harap Lawatan...
Gerindra Harap Lawatan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Rekomendasi
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved