Lembaga Filantropi Harus Tetap Eksis

Kamis, 07 Juli 2022 - 16:37 WIB
loading...
Lembaga Filantropi Harus...
Kasus dugaan penyelewengan sumbangan masyarakat yang dihimpun oleh lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) sepatutnya jadi momentum bagi pemerintah untuk membentuk badan pengawas dana masyarakat. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
KEBERADAAN lembaga filantropi di Indonesia telah banyak memberikan peran, salah satunya menyejahterakan masyarakat melalui dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf). Namun demikian, mayoritas masyarakat belum memiliki pengetahuan terkait lembaga filantropi. Kurangnya pengetahuan terhadap lembaga-lembaga filantropi menyebabkan peran lembaga ini kurang maksimal.

Peran untuk menopang kesejahteraan masyarakat umumnya direalisasikan oleh lembaga filantropi melalui program-program seperti penyaluran wakaf dan tenaga kemanusiaan, terutama di wilayah terdampak bencana, bahkan wilayah terdampak konflik atau perang.

Lembaga filantropi, secara tak langsung membantu masyarakat untuk terlepas dari kemiskinan. Kemiskinan merupakan salah satu penyakit sosial yang terjadi pada masyarakat. Banyak faktor yang dapat menimbulkan penyakit ini, beberapa diantaranya tingkat pendidikan masyarakat, kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin, pola hidup masyarakat yang konsumtif dan sifat hedonisme.

Selain itu faktor ketidakadilan juga memberikan dampak kemiskinan dan diperparah lagi oleh kezaliman para penguasa yang menyalahgunakan kekuasaannya dalam bentuk korupsi. Fenomena ketidakadilan sosial dan ekonomi secara kongkrit mewujud dalam bentuk kemiskinan, kesenjangan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketertindasan. Keadaan ini senantiasa mengiringi perjalanan sejarah manusia.

Tanggung jawab untuk menyejahterakan masyarakat sejatinya merupakan tugas pemerintahan di mana pun. Namun, faktanya, rezim pemerintahan di banyak negara belum mampu mengobati “penyakit” masyarakat yakni kemiskinan.

Dalam konteks Indonesia, masyarakat terbagi menjadi tiga kelompok yakni, kelompok atas, menengah, dan bawah (rakyat miskin). Di sinilah peran negara untuk menjembatani antara si kaya dan si miskin. Negara berperan untuk menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sayangnya, jurang pemisah antara si kaya dan si miskin semakin lebar, sehingga menimbulkan kesenjangan sosial.

Kehadiran lembaga filantropi di Indonesia menjadi kekuatan utama dalam masyarakat sipil di Indonesia. Terlebih, peranan masyarakat sipil dalam berbagai bencana porsinya sangat besar. Filantropi merupakan salah satu pendekatan dari tiga pendekatan untuk mempromosikan kesejahteraan termasuk di dalamnya upaya pengentasan kemiskinan yaitu pendekatan social service, social work dan philanthropy. Filantropi sebagai salah satu modal sosial telah menyatu di dalam kultur komunal (tradisi) yang telah mengakar sejak lama khususnya di masyarakat pedesaan.

Dari sisi keagamaan, lembaga filantropi islam misalnya, termasuk ke dalam lembaga yang non-profit atau lembaga yang mengimplementasikan program-programnya bukan dengan tujuan mencari keuntungan. Sebab lembaga filantropi islam berdiri dengan tujuan agara para penerima manfaatnya dapat hidup dalam kesejahteraan dalam jangka waktu yang panjang dan bersifat berkelanjutan.

Makna sifat berkelanjutan dari fungsi lembaga filantropi islam ialah penyaluran program yang diimplementasikannya tidak hanya berhenti untuk memenuhi kebutuhan hidup yang bersifat sesaat saja atau dalam jangka waktu yang pendek. Tetapi juga memberikan dampak dalam jangka panjang.

Potensi filantropi sangat besar untuk dikembangkan sebagai sumber dukungan dana alternatif dalam pemberdayaan masyarakat. Dapat kita telusuri dengan semakin banyaknya organisasi atau lembaga filantropi yang berdiri di tengah masyarakat. Hadirnya berbagai organisasi atau lembaga filantropi di Indonesia didasari oleh motif agama, motif sosial, maupun motif lainnya.

Namun sebagian besar berdiri karena didasari oleh motif agama, seperti Dompet Dhuafa, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Lazis Nahdlatul Ulama, Lazis Muhammadiyah, Rumah Zakat, PKPU, dan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali, yang merupakan lembaga filantropi berbasis agama Islam. Lembaga filantropi lain yang juga didasari oleh motif agama adalah Karinakas

Filantropi bukanlah budaya yang baru dikenal pada zaman modern, sebab gotong royong dan kepedulian terhadap sesama telah ditemukan pada zaman kuno. Filantropi juga ditekankan dalam agama Kristen kepada penganutnya, demikian pula pada kepercayaan Majusi, filantropi menjadi salah satu hal yang penting dalam kehidupan mereka. Filantropi bukan hanya tumbuh dalam tradisi keagamaan Timur Tengah, melainkan juga di wilayah lain, seperti Hindu dan Budha di India, agama-agama di Cina dan Jepang, agama asli Afrika dan Amerika, serta berbagai bentuk keyakinan lainnya di seluruh dunia.

Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurban, Filantropi,...
Kurban, Filantropi, dan Cara Baru Merawat Sesama
Kemlu Desak Israel Bebaskan...
Kemlu Desak Israel Bebaskan WNI di Armada Global Sumud Flotilla
Rapat Anggota, PFI Perkuat...
Rapat Anggota, PFI Perkuat Peran Filantropi sebagai Penggerak Solusi Nasional
Presiden Prabowo dan...
Presiden Prabowo dan Raja Charles III Bahas Konservasi Gajah
Milad ke-25 BAZNAS,...
Milad ke-25 BAZNAS, Menyejahterakan Umat dengan Sinergi Asta Cita
Jejak Penebar Kebajikan...
Jejak Penebar Kebajikan 2025, Hadirkan Dampak Nyata bagi 12.850 Penerima Manfaat
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Flash Sale Qurban 2026...
Flash Sale Qurban 2026 Human Initiative, Salurkan Kurban hingga Afrika
Integrasi Budaya dan...
Integrasi Budaya dan Keamanan: Emi Wiranto Raih Gelar Doktor dan Penghargaan MURI Kartini
Rekomendasi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved