Survei Pilpres 2024: Poros KIB Unggul di Segmen Komunitas Digital
Rabu, 06 Juli 2022 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Adapun di pemilih yang menggunakan WA, dukungan terhadap poros KIB sebesar 20,7%, poros PDIP sebesar 13,8%, dan porosGerindra-PKB sebesar 19,9%.
Baca juga: Survei PWS: Publik Nilai Prabowo Subianto Menteri dengan Kinerja Terbaik
"Mengapa poros KIB lebih unggul dalam politik digital? Karena pemilih KIB lebih banyak tinggal di perkotaan, dari segmen pendidikan dan pendapatan tinggi, dan umumnya aktif di media sosial," kata Ade Mulyana.
Selanjutnya kantong suara wong cilik. Kantong ini adalah pemilih yang berpendapatan rendah (di bawah 3 juta/bulan), maupun berpendidikan rendah (pendidikan SMP ke bawah). Saat ini, di kantong wong cilik, poros PDIP lebih unggul dibandingkan dengan poros lainnya.
Di segmen pendapatan rendah, dukungan terhadap poros PDIP sebesar 24,9%, poros KIB sebesar 17,2%, dan poros Gerindra-PKB sebesar 19,1%. Sementara di segmen pendidikan rendah, dukungan terhadap poros PDIP sebesar 25%, poros KIB sebesar 18,1%, poros Gerindra-PKB sebesar 18,7%.
"Mengapa poros PDIP unggul di kantong suara wong cilik? Hal ini dikarenakan kuatnya branding PDIP sebagai partai wong cilik yang telah mengakar cukup lama dari pemilu-pemilu sebelumnya," kata Ade.
Baca juga: Survei PWS: Publik Nilai Prabowo Subianto Menteri dengan Kinerja Terbaik
"Mengapa poros KIB lebih unggul dalam politik digital? Karena pemilih KIB lebih banyak tinggal di perkotaan, dari segmen pendidikan dan pendapatan tinggi, dan umumnya aktif di media sosial," kata Ade Mulyana.
Selanjutnya kantong suara wong cilik. Kantong ini adalah pemilih yang berpendapatan rendah (di bawah 3 juta/bulan), maupun berpendidikan rendah (pendidikan SMP ke bawah). Saat ini, di kantong wong cilik, poros PDIP lebih unggul dibandingkan dengan poros lainnya.
Di segmen pendapatan rendah, dukungan terhadap poros PDIP sebesar 24,9%, poros KIB sebesar 17,2%, dan poros Gerindra-PKB sebesar 19,1%. Sementara di segmen pendidikan rendah, dukungan terhadap poros PDIP sebesar 25%, poros KIB sebesar 18,1%, poros Gerindra-PKB sebesar 18,7%.
"Mengapa poros PDIP unggul di kantong suara wong cilik? Hal ini dikarenakan kuatnya branding PDIP sebagai partai wong cilik yang telah mengakar cukup lama dari pemilu-pemilu sebelumnya," kata Ade.
Lihat Juga :