Di Hadapan Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Tema HUT ke-76 Bhayangkara

Selasa, 05 Juli 2022 - 20:57 WIB
loading...
Di Hadapan Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Tema HUT ke-76 Bhayangkara
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihaknya siap untuk terus mengawal seluruh kebijakan dari pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas di 2045. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihaknya siap untuk terus mengawal seluruh kebijakan dari pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas di 2045. Dia juga berkomitmen untuk memegang teguh amanat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dijadikan pedoman pelaksanaan tugas kedepannya.

"Polri juga akan mendukung dan mengawal seluruh kebijakan Pemerintah dalam mewujudkan transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam sambutannya pada Upacara peringatan HUT ke-76 Bhayangkara di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022).

Di hadapan Presiden Jokowi, pejabat negara, dan tamu undangan lainnya, Sigit pun mengungkap makna tersembunyi di balik penentuan tema HUT ke-76 Bhayangkara. Adapun tema yang diusung adalah Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Baca juga: Kapolri: Rangkaian Acara HUT Bhayangkara Semangat Jaga Persatuan dan Kesatuan



Semangat dari tema itu, dikatakan Sigit, yakni sebagai wujud dukungan dari Polri terhadap fokus kebijakan pemerintah dalam melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan dukungan reformasi struktural untuk mewujudkan transformasi ekonomi.

"Sebagai upaya pemulihan ekonomi tersebut maka pemerintah harus menjaga kondisi perekonomian, dengan menerapkan strategi pemulihan ekonomi melalui kegiatan antara lain, hilirisasi industri, penyiapan 18 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, melanjutkan pembangunan infrastruktur serta program food estate yang tersebar di seluruh Indonesia untuk meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi, menciptakan ketahanan pangan dan energi," ujar Sigit.

Demi semakin mengoptimalkan dukungan tersebut, Sigit memaparkan bahwa Polri juga juga telah membentuk satgasus, mulai dari pencegahan korupsi, satgas kawal investasi, satgas anti-mafia tanah. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan pencegahan terjadinya potensi kebocoran pendapatan negara, serta mendorong iklim kemudahan dan kepastian berinvestasi.

Bahkan, terkait kebijakan ketahanan pangan, polisi telah membentuk satgas pangan. Selanjutnya, Sigit menyampaikan, Polri juga terus mengawal kebijakan pemerintah soal gerakan nasional bangga buatan Indonesia.

Hal itu untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Terkait hal ini, Korps Bhayangkara menempati di urutan ketiga soal realisasi tertinggi Pemanfaatan dan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1220 seconds (10.101#12.26)