Biaya PEN Tembus Rp905,10 T, Banggar DPR: Perlu Pembagian Beban
Rabu, 24 Juni 2020 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Meski diakuinya, pembagian peran antara Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) dalam menjaga kondisi perekonomian nasional serta stabilitas sistem keuangan sudah ditegaskan dalam UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Noomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Tetapi, kata dia, harus tetap ada penegasan dan kesepakatan bersama mengenai sistem dan mekanisme pembagian beban tersebut sehingga kesepakatan untuk menanggung beban tersebut, satu sisi akan bisa meringankan beban fiskal Pemerintah.
Di isisi lain, sambung dia, BI tetap bisa menjaga stabilitas ekonomi dan sistim keuangan. Dengan begitu, Program PEN 2020 akan bisa berjalan dengan baik. Politikus senior PDIP ini menjelaskan, terdapat dua skema burden sharing yang paling mungkin dilakukan oleh pemerintah dan BI saat ini.
Pertama, burden sharing pembiayaan yang bersifat untuk memenuhi anggaran barang publik, ditetapkan beban Pemerintah sebesar 0% dan BI sebesar 100%.Kedua, burden sharing pembiayaan yang bersifat untuk memenuhi barang non-publik ditetapkan beban pemerintah sebesar 50% dan BI sebesar 50% dengan suku bunga khusus. Skema tersebut,berlaku sepanjang tenor SBN yang diterbitkan Pemerintah untuk dibeli oleh BI di pasar perdana.
Said menegaskan, burden sharing sangat menentukan keberhasilan program PEN 2020. Dengan pemulihan ekonomi nantinya akan menjadi prasyarat dan landasan yang kuat dalam penyusunan Rancangan APBN Tahun 2021, berdasarkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) 2021 serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 yang saat ini sedang dibahas antara DPR dan Pemerintah.
Tetapi, kata dia, harus tetap ada penegasan dan kesepakatan bersama mengenai sistem dan mekanisme pembagian beban tersebut sehingga kesepakatan untuk menanggung beban tersebut, satu sisi akan bisa meringankan beban fiskal Pemerintah.
Di isisi lain, sambung dia, BI tetap bisa menjaga stabilitas ekonomi dan sistim keuangan. Dengan begitu, Program PEN 2020 akan bisa berjalan dengan baik. Politikus senior PDIP ini menjelaskan, terdapat dua skema burden sharing yang paling mungkin dilakukan oleh pemerintah dan BI saat ini.
Pertama, burden sharing pembiayaan yang bersifat untuk memenuhi anggaran barang publik, ditetapkan beban Pemerintah sebesar 0% dan BI sebesar 100%.Kedua, burden sharing pembiayaan yang bersifat untuk memenuhi barang non-publik ditetapkan beban pemerintah sebesar 50% dan BI sebesar 50% dengan suku bunga khusus. Skema tersebut,berlaku sepanjang tenor SBN yang diterbitkan Pemerintah untuk dibeli oleh BI di pasar perdana.
Said menegaskan, burden sharing sangat menentukan keberhasilan program PEN 2020. Dengan pemulihan ekonomi nantinya akan menjadi prasyarat dan landasan yang kuat dalam penyusunan Rancangan APBN Tahun 2021, berdasarkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) 2021 serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 yang saat ini sedang dibahas antara DPR dan Pemerintah.
Lihat Juga :